Misteri Teman Makan Teman

Teman Makan Teman ( TMT ) tidak hanya terjadi di kisah percintaan - bila Anda tadi membaca judul yang saya berikan, maka apa yang terlintas dalam benak Anda? Anda tentu akan berfikir bahwa tulisan ini adalah sebuah cerita fiksi belaka yang memuat sebuah kisah biasa tentang pengkhianatan seorang teman yang merebut pacarnya. Ya, pasti demikian pemikiran Anda. Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya kisah pengkhianatan seorang teman tidak selalu terjadi dalam kisah percintaan?



Beberapa waktu yang lalu tidak sengaja saya membaca buku yang menceritakan bahwa adanya teman makan teman, yang pada intinya sebenarnya kisah tersebut tidak mengandung kisah romantis atau unsur romantis sama sekali. Justru dengan adanya pengkhianatan pada temannya sendiri dengan tidak jujur dan mengatakan sebaliknya dengan didasari sebuah kekompakkan, membuat hal ini menjadi kisah " Teman Makan Teman ". 

Baca Juga : Misteri Perawan

Mari kita berfikir lebih luas lagi, tidak mempersempit pemikiran kita dengan adanya beberapa statment masyarakat yang mempengaruhi kita seperti TMT yang hanya terjadi di kisah-kisah percintaan saja. Mari kita berfikir lebih luas dengan menilai pokok permasalahan dibawah ini.

Contoh :

Saya jadi teringat kisah seorang teman saya yang dibohongi oleh kedua teman dekatnya. Karena ia memiliki teman dekat yang ia kenal sudah cukup lama, hampir kurang lebih 3 tahun. Maka apa yang temannya katakan itu ia terima begitu saja, karena ia percaya bahwa temannya baik. Teman-temannya yang baik ini justru membohongi teman saya ini, sebut saja iyem. Pokok permasalahannya cukuplah sepele. Mungkin bagi Anda uang 30rb bukanlah jumlah yang cukup besar bukan? Namun bila teman Anda mengatakan bahwa ia membeli sebuah barang di seorang temannya yang juga Anda kenal meski tidak dekat, kemudian teman Anda menganjurkan Anda untuk membeli barang tersebut dengan rayuan bahwa ia juga membelinya ( mungkin agar terlihat kembaran ) dan juga harganya yang cukup murah. Bagaimana, apakah Anda percaya? tentu saja Anda akan percaya begitu saja, karena Anda tahu, teman Anda yang menganjurkan. Umumnya orang akan percaya begitu saja pada orang yang ia percayai apalagi bila itu adalah teman dekatnya yang selama kurang lebih 3 tahun ia kenal. Namun, bagaimana perasaan Anda ketika mengetahui bahwa teman Anda selama ini telah membohongi Anda? Saya tidak tahu bagaimana perasaan Anda, namun teman saya si iyem, langsung nangis begitu tahu bagaimana pokok permasalahannya. Karena yang terjadi disini, misal 7 orang yang menggunakan barang tersebut, hanya dia yang dikenakan biaya dan itu juga atas anjuran teman-teman dekatnya.

Seperti contoh diatas, tanpa kita sadari meski hal tersebut merupakan masalah yang sepele dan tidak berarti namun melukai perasaan teman yang sudah dekat dengan kita dan begitu kita kenal juga merupakan suatu " Teman Makan Teman " bagi saya sih begitu karena yang dimaksud dari TMT tentu jelas yaitu teman yang menyakiti kita. Pokok permasalahan diatas juga merupakan suatu pokok permasalahan yang menyakiti teman kita.

Disini saya tidak menganjurkan Anda untuk tidak berteman dengan orang lain hingga begitu dekat dan percaya, TIDAK. Tetapi, mungkin akan lebih baik bila Anda melihat setiap masalah dan orang yang ada di sekitar Anda tidak hanya dengan satu mata Anda. Anda memiliki 2 mata yang sempurna di berikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Gunakanlah kedua mata Anda itu untuk menilai dan melihat sesuatu dengan baik. Don't believe at the first sight! mungkin motto ini akan terus dalam hidup saya :) Ada baiknya bila Anda juga menerapkannya. Apa yang kita lihat saat pertama kali tentu bukanlah hal yang sebenarnya. Namun ketika sudah beberapa kali terutama bila Anda mengalami permasalahan seperti contoh diatas, maka Anda akan benar-benar tahu bagaimana sebagian kecil persoalan dalam kehidupan ini. 

Teman memang teman, mereka baik. Namun tidak semua teman yang ada di dunia ini dapat terus baik. Ada beberapa hal yang kemudian akan menjadikan mereka " jahat " menurut pandangan kita yang kemudian akan melukai kita. Jadi, waspadalah akan setiap kerikil-kerikil kehidupan. Ada baiknya bila Anda juga dapat mengikhlaskan apa yang telah terjadi. Hidup ini singkat, Tuhan juga tidak pernah tidur. Apa yang teman Anda lakukan biarlah menjadi Misteri meskipun hal itu menyakitkan bagi Anda. Sejatinya orang yang sabar akan beroleh hal yang setimpal dengan apa yang mereka lakukan. Dan mereka yang melakukan kejahatan juga akan beroleh balasan dari apa yang telah mereka perbuat. 

Jadi, ubahlah pandangan Anda yang berpendapat bahwa teman makan teman hanya terjadi dalam kisah percintaan saja. Coba lihat, mempercayai seseorang juga dapat membuat suatu bisnis yang Anda kelola hancur begitu saja, hal ini merupakan pengalaman yang pernah saya baca dari sebuah novel dewasa. 

Teruslah belajar dan belajar, Kita hidup di dunia ini singkat, ada baiknya bila kita dapat menjaga setiap tingkah laku, tutur kata, dan perbuatan kita. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Misteri Teman Makan Teman"

Post a Comment

Harap Komentar Dengan Sopan dan Tidak Mengandung SARA atau SPAM
Untuk pasang Iklan contact stefanikristina@gmail.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel