Ringkasan Bab 2 Ramalan Penjualan





Ringkasan Bab 2 Ramalan Penjualan

Rangkuman bab 2 ramalan penjualan
sumber: google



Panganggaran - Ramalan Penjualan : Rangkuman dari Modul berupa pertanyaan dan jawaban yang telah tersedia.

  • Jelaskan metode ramalan jualan!


Jawaban : Peramalan jualan berarti proses meramalkan produk yang dijual dari perusahaan tertentu dan pada saat tertentu. Peramalan jualan merupakan faktor penting dalam perencanaan perusahaan, karena peramalan jualan akan menentukan anggaran jualan, dan anggaran juaan menentukan anggaran produk, anggaran biaya pabrik, anggaran beban usaha, anggaran kas, anggaran rugi-laba dan anggaran neraca.

Peramalan jualan sendiri merupakan proses kegiatan memperkirakan produk yang akan dijual pada waktu yang akan datang dalam keadaan tertentu dan dibuat berdasarkan data yang pernah terjadi dan atau mungkin akan terjadi.

  • Apa saja kebaikan dan keburukan metode ramalan?


Setiap metode bagaimanapun baiknya, tentu ada keburukannya ( kelemahannya ) begitu juga dengan metode ramalan jualan dalam modul ini:

Ada dua metode:

1. Metode kualitatif : Ramalan yang dibuat secara kualitatif dengan menggunakan metode pendapat para tenaga penjual, metode pendapat para manajer divisi penjualan, metode pendapat eksekutif, metode pendapat para ahli dan metode pendapat survey konsumen.

Masing-masing metode diatas memiliki kelemahan dan kelebihan ::

a. Metode pendapat para tenaga penjual 

Kebaikan metode pendapat para tenaga penjual:

-. Menanamkan tanggung jawab dan mereka merasa milik perusahaan
-. Ramalan dibuat oleh individu yang terdekat dengan pelanggan
-. Rencana awalnya disetujui oleh orang yang bertanggung jawab untuk tercapainya tujuan penjualan.

Kelemahan metode pendapat para tenaga penjual :

-. Tenaga penjual (pramuniaga) mungkin terlalu optimis atau pesimis ramalannya terlalu kecil untuk melindungi diri sendiri.
-. Para peserta tenaga penjual mungkin tidak memberikan perhatian yang cukup kepada masalah selanjutnya sehingga evaluasi potensi pasar tidak layak.
-. Metode ini terbatas pada ramalan taktis jangka pendek, tujuan utama dalam ramalan jualan seharusnya memaksimumkan laba jangka panjang daripada jangka pendek.

b. Metode pendapat para manajer divisi penjualan

Kebaikan :

-. Dapat digunakan secara luas oleh perusahaan dari semua ukuran
-. Berguna dalam situasi jumlah pelanggan terbatas.

Keburukan :

-. Digunakan untuk ramalan jualan jangka pendek sehingga dapat mengakibatkan memaksimalkannya laba jangka panjang.

c. Metode pendapat eksekutif

Kebaikan :

-. Sederhana, langsung dan ekonomis sehingga sering digunakan

Keburukan :

-. Memerlukan pengalaman khusus dan pengetahuan yang luas, dan
-. Menghasilkan ramalan yang lebih atau kurang ilmiah

d. Metode pendapat para ahli

Kebaikan : Mudah dilakukan

Kelemahan : Bersifat subjektif, artinya mengandalkan orangnya dari pada data yang mendukung pendapat orang tersebut.

e. Metode pendapat dari survey konsumen

Kebaikan : bersifat objektif

Kelemahan : Yang diteliti adalah sampel ( tidak keseluruhan konsumen ) maka hasilnya taksiran saja.

2. Metode Kuantitatif : Ramalan jualan yang dibuat secara kuantitatif dapar menggunakan analisis trend, analisis regresi, metode distribusi probabilitas, dan metode analisis jalur produk.

Masing-masing metode memiliki kelemaha dan kelebihan ::

a. Metode distribusi probabilitas 

Kebaikan : adanya nilai tunggal pada nilai yang diharaokan dan distribusi pribabilitas itu sendiri mudah dikerjakan.

Kelemahan : Lebih bergantung kepada taksiran manajemen dalam penentuan besarnya nilai probabilitas.

b. Analisis trend dan regresi

Kebaikan : Menggunakan ramalan yang ilmiah dan realistis (objektif)

Kelemahan : Menggunakan asumsi yang konstan (tetap).  Mulai dari anggapan harga jual tidak berubah, daya beli konsumen juga diasumsikan tidak berubah, selera konsumen juga diasumsikan tidak berubah, pesaing dan barang subtitusi juga dianggap tidak berubah, permintaan dianggap tetap, dan hal-hal lain dianggap tidak berubah padahal kenyataannya dapat saja berubah.

  • Apa pengertian dari anggaran jualan?


Jawaban : Anggaran penjualan berarti anggaran hasil penjualan atau anggaran hasil proses menjual. Bisa diartikan anggaran jualan adalah rencana tertulis yang dinyatakan dalam angka dari produk yang akan dijual perusahaan pada periode tertentu.

  • Apa kegunaan anggaran jualan?


Jawaban : Ada dua yaitu :

-. Anggaran jualan sebagai dasar penyusunan anggaran lainnya
-. Anggaran jualan sebagai ujung tombak dalam mencapai tujuan perusahaan memperoleh laba

  • Apa saja faktor yang mempengaruhi anggaran jualan?

Jawaban :

-. Faktor pemasaran, seperti : Luas pasar = apakah bersifat local, regional, nasional. Lalu ada keadaan persaingan, apakah bersifat monopoli, oligopoly, bebas. Kemudian ada keadaan konsumen, bagaimana selera konsumen, tingkat daya beli konsumen sejauh atau setinggi apa, apakah konsumen akhir atau konsumen industry.
-. Faktor Keuangan, apakah modal kerja perusahaan mampu emndukung pencapaian target jualan yang dianggarkan, seperti untuk membeli bahan baku, membayar upah, biaya promosi produk, dll.
-. Faktor Ekonomi, Mempertimbangkan apakah dengan meningkatnya jualan akan meningkatkan laba (rentabilitas) atau sebaliknya.
-. Faktor Teknis : Apakah kapasitas terpasang, seperti mesin dan alat mampu memenuhi target jualan yang dianggarkan. Apakah bahan baku dan tenaga kerja mudah dan murah.
-. Faktor kebijakan perusahaan : Faktor kebijakan perusahaan dapat membatasi ruang gerak untuk menyusun anggaran.
-. Faktor Penduduk : Perkembangan penduduk juga mempengaruhi anggaran misalnya peningkatan kelahiran dapat meningkatkan konsumsi susu, pakaian, mainan, dan lain-lain.
-. Faktor Kondisi : Faktor kondisi politik, social, budaya, pertahanan, dan keamanan juga mempengaruhi jualan. 
-. Faktor lainnya : faktor tambahan menyesuaikan dengan kondisi atau keadaan yang ada.