Sinopsis Novel Mira W Cinta Menyapa Dalam Badai





Hallo, kali ini balikk lagi pingin nulis dan gatau kenapa pingin banget nulis novel Mira W yang sudah lama aku baca tapi belum aku tulis tulis. Judulnya Cinta Menyapa Dalam Badai. Sepertinya sih aku waktu itu cuma baca doang belum aku tulis, jadi kali ini aku mau tulis. Berhubung juga novel Mira W tinggal satu hehe.

Pertama-tama seperti biasanya, aku bakalan tulis sinopsis bukunya dulu yaa :)

Sinopsis Novel Mira W Cinta Menyapa Dalam Badai
Sumber: stefanikristina.com

Sinopsis buku..

Rianto Sudirman bukan pria idola wanita. Tubuhnya terlalu tambun. Tidak pandai merayu. Dan tidak punya daya tarik apa-apa. kecuali sebentuk hati yang teramat lembut dan sebongkah cinta yang sangat tulus.

Sampai berumur tiga puluh lima tahun, dia menjalani hidup yang tenteram dan damai bersama ibu yang sangat dicintainya. Tetapi suatu hari dia bertemu dengan Anggun Pitaloka, mahasiswi fiskom yang cantik jelita, putri seorang pengacara terkenal dan pacar seorang junkie..

Lalu hidup Rianto yang nyaris tanpa gelombang dan badai berubah drastis. Dia jatuh cinta pada Anggun. Dan walaupun Anggun tidak mencintainya, Rianto memberinya sekuntum cinta yang amat tulus. Yang tidak pernah sekalipun digempur ribuan virus AIDS.

Sinopsis dan review dariku..


Pertama kali saat membuka halaman pertama dari novel ini, ada kata-kata di halaman pertamanya yang membuat aku tertarik dan yakin bahwa novel ini pasti novel yang bagus..

' ... cinta yang punya seribu satu corak, cinta yang platonik, cinta yang posesif, cinta yang obsesif, cinta yang erotis... dan masih banyak lagi. Tapi hanya ada satu cinta yang tulus, agape, cinta tanpa pamrih... '

Novel ini menceritakan tentang Rianto seorang pria berprofesi dokter dan sudah matang. Istilahnya sudah siap untuk menikah karena ia telah memiliki segalanya. Nama baik ada, pekerjaan ada, tabungan ada, dan rumah pun ada. Ia memiliki segalanya. Sayang tubuhnya yang tambun mungkin membuat beberapa wanita tidak tertarik jadi hingga kini ia masih belum saja berkeluarga, hingga suatu hari ia bertemu dengan seorang wanita.

Wanita itu bernama Anggun, dia cantik dan masih kuliah. Rianto bertemu Anggun saat Yudha sedang memukul Anggun. Yudha adalah kekasih Anggun, tapi ia terlalu over protektif terhadap Anggun. Apabila ada lelaki lain yang sedang bersama Anggun dan ketauan oleh Yudha, maka ia akan marah besar. Seperti saat itu. Syukurlah saat itu Rianto lewat, kemudian ia berusaha menyelamatkan Anggun. Sayang, alih-alih menyelamatkan ia sendiri malah terluka.

Anggun yang  merasa bersama berusaha mencari Rianto di rumah sakit dimana ia bekerja. Dari situ akhirnya mereka bertukar nomor dan juga Anggun memberikan alamat rumahnya. Kemudian mereka pun semakin dekat. Semakin lama semakin dekat. 

Sejak peristiwa itu Yudha memang tiba tiba pergi meninggalkan Anggun, dan Anggun yang kesepian tidak merasa kosong karena kini ada Rianto yang selalu mengisi hari-harinya. Bersama Rianto Anggun nyaman, namun hanya sebatas itu karena sensasi yang tidak bisa ia rasakan dari pria manapun itu hanya bisa ia dapatkan bersama Yudha. Yudha dan Rianto jelas berbeda. Kalau Rianto kalem, Yudha malah sebaliknya. Anehnya justru itu yang membuat Anggun nyaman dan selalu merindukan Yudha.

Setelah dua bulan Yudha kembali lagi dalam kehidupan Anggun. Mau nggak mau ia harus memilih, Yudha atau Rianto? Hati Anggun jelas memilih Yudha. Ia juga merindukannya, dan Yudha memiliki 1001 cara agar Anggun mau kembali kepadanya. Anggun pada akhirnya memilih Yudha, dan meninggalkan Rianto. 

Syukurlah Rianto bukan orang yang pendendam, sudah lama ia tahu Anggun memang tidak untuknya, tapi ia nekad untuk mendekati Anggun. Meski begitu kapanpun Anggun akan kembali ia akan dengan senang hati menerima Anggun apa adanya.

Benar, suatu hari Anggun kembali pada Rianto. Bahkan dengan keadaan hamil! Tanpa bilang pada Rianto ia tengah hamil, ia hanya minta Rianto menikahinya, dan mereka pun akhirnya menikah. 6 bulan setelah pernikahan mereka lahirlah seorang anak. Rianto tidak pernah bertanya mengapa bayi itu cepat sekali lahir, atau pertanyaan macam-macam yang lainnya. Rianto sangat sayang pada anak itu, Rianto cinta pada anak itu. Jelas ia tahu anak itu bukanlah anaknya, tapi bagi Rianto anak itu adalah anaknya, dalam surat namanya yang tercatat dan ia berhak untuk memenuhi kebutuhan anak itu, baik kebutuhan jasmani, rohani. dan kasih sayang ia berikan semuanya.

Pada waktu itu Anggun memang tidak dapat menikah dengan Yudha, karena Yudha divonis telah candu narkoba dan harus direhabilitasi. Demi masa depan Yudha, maka ia memutuskan untuk meninggalkan Yudha lalu menikah dengan Rianto. Ia juga tidak ingin anaknya lahir tanpa ayah. Bagi ibunya, Anggun menikah dengan Rianto adalah pilihan yang pas dan tepat.

Namun konflik tetap ada, masalah terus bermunculan. Ketika rumah tangga Anggun baik-baik saja meski dengan tatapan atau pandangan tidak senang dari mertua, tapi toh mereka tidak pernah mengalami masalah. Sayangnya tiba-tiba Yudha muncul, lalu Rianto mengidap penyakit tanpa sepengetahuan Anggun dan dunia pun berbalik.

Rumah tangga Anggun diambang perceraian. Hingga akhirnya Anggun memutuskan untuk bercerai, dan Anggun tidak tahu kalau Rianto sakit. Ketika harus kehilangan, ia juga kehilangan dua orang, yaitu Yudha dan juga Rianto. Entah apa yang Tuhan inginkan dalam kehidupannya.

Dan ketika ia telah menebus dosa-dosanya, semua masih terus berjalan.. karma masih ada..

------------

Nah sekian dahulu postinganku kali ini. Terima kasih yaa telah berkunjung dan membaca postinganku. Apabila kalian ingin memiliki buku ini, buku ini ada di BUKALAPAK, TOKOPEDIA, dan juga SHOPEE. Jangan lupa juga FOLLOW INSTAGRAM yaa di @tkbukbessby

Terima kasih..