Pembahasan Soal Sejarah Indonesia Kelas 11 Halaman 148

Selamat siang !!! Daebakk !! *hehe kabawa salah satu sahabat pena ku Nagisa nih jadi seperti ini* Hmmm.. 

Siang ini saya akan membagikan postingan buat kalian yang sekarang duduk di bangku SMA/SMK Kelas 11. Saya harap ini dapat bermanfaat yahh buat kalian ^^ Jangan lupa untuk tinggalkan kemntar..

Oke langsung saja..



1. Uraikan kembali periode proses evolusi bumi!

Jawaban : Terjadinya evolusi bumi sampai adanya kehidupan memakan waktu yang sangat panjang. Ilmu paleontologi membaginya dalam enam tahap waktu geologis. Masing-masing ditandai oleh peristiwa alam yang menonjol, seperti munculnya gunung-gunung, benua, dan makhluk hidup yang paling sederhana. Sedangkan proses evolusi bumi dibagi menjadi beberapa periode sebagai berikut.

1. Azoikum (Yunani: a = tidak; zoon = hewan), yaitu zaman sebelum adanya kehidupan. Pada saat ini bumi baru terbentuk dengan suhu yang relatif tinggi. Waktunya lebih dari satu miliar tahun lalu.

2. Palaezoikum, yaitu zaman purba tertua. Pada masa ini sudah meninggalkan fosil flora dan fauna. Berlangsung kira-kira 350.000.000 tahun.

3. Mesozoikum, yaitu zaman purba tengah. Pada masa ini hewan mamalia (menyusui), hewan amfibi, burung dan tumbuhan berbunga mulai ada. Lamanya kira-kira 140.000.000 tahun.

4. Neozoikum, yaitu zaman purba baru, yang dimulai sejak 60.000.000 tahun yang lalu. Zaman ini dapat dibagi lagi menjadi dua tahap (Tersier dan Quarter). Zaman es mulai menyusut dan makhluk-makhluk tingkat tinggi dan manusia mulai hidup.

2. Untuk menggambarkan masa kehidupan manusia purba, lebih tepat menggunakan istilah pra-aksara dibandingkan prasejarah. Mengapa demikian?

Jawaban : Karena Manusia purba tidak mengenal tulisan dalam kebudayaannya. Periode kehidupan ini dikenal dengan zaman pra-aksara. Masa praaksara berlangsung sangat lama jauh melebihi periode kehidupan manusia yang sudah mengenal tulisan (pra-sejarah)

3. Jelaskan alasan Sangiran disebut sebagai laboratorium situs manusia purba di Asia!

Jawaban : Pengakuan tersebut tentu didasari berbagai pertimbangan yang kompleks. Satu di antaranya karena di wilayah tersebut tersimpan ribuan peninggalan manusia purba yang menunjukkan proses kehidupan manusia dari masa lalu. Sangiran telah menjadi sentral bagi kehidupan manusia purba. Berbagai penelitian dari para ahli juga dilakukan di sekitar Sangiran. Beberapa temuan fosil di Sangiran telah mendorong para ahli untuk terus melakukan penelitian termasuk di luar Sangiran.

4. Jelaskan hubungan antara manusia yang sudah bertempat tinggal dengan adanya sistem kepercayaan!

Jawaban : Pada zaman ini manusia pada zaman pra-aksara telah mengenal roh-roh dan telah mengerti mengenai kematian. Sehingga ornag-orang yang meninggalkan dibuatkan tempat. Selain itu juga diadakan upacara-upacara penguburan, juga ada upacar aupacara pesta untuk mendirikan bangunan suci. Mereka percaya manusia yang meninggal akan mendapatkan kebahagiaan jika mayatnya ditempatkan pada susunan batu-batu besar, misalnya pada peti batu atau sarkofagus. Batu-batu besar ini menjadi lambang perlindungan bagi manusia yang berbudi luhur juga memberi peringatan bahwa kebaikan kehidupan di akhirat hanya akan dapat dicapai sesuai dengan perbuatan baik selama hidup di dunia. Sistem kepercayaan masyarakat pra-aksara yang demikian itu telah melahirkan tradisi megalitik (zaman megalitikum = zaman batu besar). Mereka mendirikan bangunan batu-batu besar termasuk tempat tinggal.

5. Bagaimana peninggalan sejarah berupa benda dan karya seni bisa menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia?

Jawaban : Karena pada zaman pra-aksara mereka sudah memahami beberapa paham dan juga sistem kepercayaan kemudian seiring dengan perkembangan pelayaran, masyarakat zaman pra-aksara akhir juga mulai mengenal sedekah laut. Hal inilah yang menyebabkan tersebarnya benda-benda tersebut.

6. Jelaskan teori-teori mengenai masuknya Hindu-Buddha di Kepulauan Indonesia!

Jawaban : 

Pertama, sering disebut dengan teori Ksatria. Dalam kaitan ini R.C. Majundar berpendapat, bahwa munculnya kerajaan atau pengaruh Hindu di Kepulauan Indonesia disebabkan oleh peranan kaum ksatria atau para prajurit India.

Kedua, teori Waisya. Teori ini terkait dengan pendapat N.J. Krom yang mengatakan bahwa kelompok yang berperan dalam dalam penyebaran Hindu-Buddha di Asia Tenggara, termasuk Indonesia adalah kaum pedagang.

Ketiga, teori Brahmana. Teori tersebut sesuai dengan pendapat J.C. van Leur bahwa Hindunisasi di Kepulauan Indonesia disebabkan oleh peranan kaum Brahmana.

Keempat, teori yang dinamakan teori Arus Balik. Teori ini lebih menekankan pada peranan bangsa Indonesia sendiri dalam proses penyebaran kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia

7. Mengapa Ratu Sima dari Kerajaan Kalingga dikenal sebagai pemimpin wanita yang tegas?

Jawaban : Karena Ratu Sima membuat Hukum dan dilaksanakan dengan tegas dan seadil-adilnya. Rakyat patuh terhadap semua peraturan yang berlaku. Untuk mencoba kejujuran rakyatnya, Ratu Sima pernah mencobanya, dengan meletakkan pundi-pundi di tengah jalan. Ternyata sampai waktu yang lama tidak ada yang mengusik pundi-pundi itu. Akan tetapi, pada suatu hari ada anggota keluarga istana yang sedang jalan-jalan, menyentuh kantong pundi-pundi dengan kakinya. Hal ini diketahui Ratu Sima. Anggota keluarga istana itu dinilai salah dan harus diberi hukuman mati. Akan tetapi atas usul persidangan para menteri, hukuman itu diperingan dengan hukuman potong kaki. Kisah ini menunjukkan, begitu tegas dan adilnya Ratu Sima. Ia tidak membedakan antara rakyat dan anggota kerabatnya sendiri.

8. Mengapa Kerajaan Sriwijaya dikatakan sebagai pusat pembelajaran agama Buddha Mahayana di seluruh Asia Tenggara?

Jawaban : Karena Kehidupan beragama di Sriwijaya sangat semarak. Sehingga Sriwijaya menjadi pusat agama Buddha Mahayana di seluruh wilayah Asia Tenggara. Hal ini di buktikan karena adanya cerita oleh I-tsing, bahwa di Sriwijaya tinggal ribuan pendeta dan pelajar agama Buddha.

9. Muhammad Yamin menyebutkan Kerajaan Sriwijaya sebagai negara nasional pertama. Jelaskan mengapa demikian!

Jawaban : Karena wilayah kekuasaan Sriwijaya cukup Luas sehingga Muhammad Yamin menagatakan Kerajaan Sriwijaya sebagai negara nasional pertama.

10. Jelaskan alasan Airlangga memerintahkan Mpu Bharada untuk membagi kerajaannya menjadi Kediri dan Janggala!

Jawaban : Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya perang saudara di antara kedua putranya yang lahir dari selir.

Teman-teman, sebenarnya admin lagi mencari buku Ajar Kelas X, XI, XII buat yang punya atau ada informasi beli dimana hubungi admin via email yahhh stefanikristina@gmail.com