Modus Penipuan Melalui Mandiri ecash

Penipuan model baru yang mulai beredar saat ini. Awalnya saya pun juga tidak tahu bahwa ada penipuan seperti ini. Penipuan ini menggunakan Mandiri E-cash.

Saya membuka sebuah usaha online shop sejak saya SMA kelas 2, jadi sekitar 2-3 tahun yang lalu. Dan saya pun tidak pernah tahu bila ada penipuan demikian. Modusnya banyak sekali dan baru ini saya mengetahuinya. 

Tepatnya tanggal 28 Juli lalu setelah saya memasangkan beberapa iklan saat pagi harinya, malam hari saya membuka BBM via PC (bluestack) yang mana khusus untuk online shop saya, ketika saya buka ada beberapa permintaan baru, salah satunya adalah ini yang mana dari seseorang yang mengaku memiliki KTP dan SIM di bawah ini..










Nah diatas adalah SIM dan KTP yang di akui pemilik nama tersebut. Saya juga bingung, baru ini ada orang yang order namun tidak mau mengetik alamatnya justru malah memberikan no KTPnya, saya pun tidak tahu apa maksudnya, namun saya berfikir positif saja dan menotalkan orderannya.

Awalnya saya memberikan no rekening BCA, setelah itu dia mengatakan ingin no rekening lain. Saya pun memberikan no rekening Mandiri, karena saya hanya memiliki dua rekening, yaitu BCA dan Mandiri.

Singkat cerita saya sudah menotalkan pesanan nya sesuai dengan yang telah ia pesan, kemudian saya berikan no rekening, dan dia pun mengatakan bahwa ia menggunakan Mandiri E-Cash, ia pun mengatakan kepada saya apakah saya memiliki mandiri e-cash? saya bilang tidak. lalu dia pun bertanya apakah sebelumnya sudah pernah ada yang melakukan transaksi melalui Mandiri E-cash? saya katakan tidak. Dia pun memberikan saya sebuah screencapt demikian.



Maaf ya, apabila tulisannya tidak begitu terlihat dengan jelas. Saya pun juga tidak bisa terlalu detail membacanya namun yang saya lihat itu adalah berupa langkah-langkah. Ia mengatakan pada saya bahwa memerlukan kode OTP dan lain sebagainya untuk melakukan transaksi. Si Doi pun mengatakan bahwa dia tidak bisa melakukan transfer apabila saya belum di mesin ATM. Saya pun bingung, mengapa demikian?? Karena rasa penasaran saya yang tinggi, saya pun langsung menghubungi Mandiri Care via twitter @mandiricare. Saya sudah sering bila ada masalah atau ada sesuatu yang belum saya ketahui saya bertanya melalui twitter. Dan respons pun cukup memuaskan.



Responsnya cukup baik bukan ? Dan juga termasuk cepat! Saya tanyakan semua kepada pihak bank Mandiri, karena saya toh juga nasabah bank Mandiri, namun saya belum mengerti mengenai layanan ini, jadi saya berhak juga kan bertanya dari pada saya nantinya sesat dijalan? Dan hasilnya.....

Saya tetap mengotot pada si Doi bahwa menurut pihak bank Mandiri si Doi tetap bisa melalukan transaksi tanpa saya perlu memiliki kode OTP dan lain sebagainya seperti yang ia minta, dan saya pun bilang padanya, kalau memang Anda niat membeli silakan transfer dana ke rekening saya sesuai yang sudah saya totalkan.. Taraa... dan hasilnya saya di delcon wkwwk.. memang benar-benar penipuan.

Salah satu screencapt saat saya dan si doi chatting ^^

Sebelumnya saya bercerita pada teman saya, pokoknya kalau sampai saya di delcon sudah pasti ini adalah penipuan dan saya akan segera update ke blog, teman saya sih bilang sudah update saja, karena sudah terlihat dengan jelas tanda-tandanya..

Nah buat yang belum kena tipu, mohon hati-hati yahh.. Selain jadi pembeli yang berhati-hati, Anda yang berjualan juga perlu berhati-hati. Saat ini bukan hanya pembeli saja yang takut di tipu, namun orang yang berjualan bisa kena tipu lhoo.. makanya kadang saya sedikit merasa sakit sih kalau ada orang yang tidak percaya, seperti mereka tidak pernah berbelanja via online :') Padahal kan saya penjual yang baik .. Tapi nggak ada salahnya kok, itu kan termasuk dalam bentuk waspada. Saya pun juga sebagai penjual harus waspada terhadap hal-hal yang demikian.

Saya harap, pengalaman saya kali ini dapat bermanfaat untuk Anda sekalian. 

Sekian dahulu postingan saya kali ini...

Buat yang mau tahu sebenarnya memangnya penulis ini jualan apa sih?? hehe kunjungi lapak saya di Bukalapak atau Tokopedia. Jangan lupa untuk follow instagram penulis yaa @nifafani @fangschris