Satu Tahun Kemudian Cinta Tapi Beda


" Sering kali kita jatuh pada lubang yang sama , bukan berarti kita bodoh atau ceroboh namun mungkin itu proses untuk kita menjadi kokoh . . "

Satu tahun telah berlalu , kamu dan aku menjalani rutinitas seperti biasanya . Tidak terasa kita telah kelas tiga . Mengenal mu sejak awal kita masuk sekolah hingga kemudian kita berpacaran pada tahun kedua kita di sekolah dan lalu kini tak terasa kita telah kelas 3 , sebentar lagi kita akan berpisah.. Atau mungkinkah kita tetap  akan bersama-sama ?

Ujian  telah menanti , aku takut aku semakin takut kehilagan dirimu. Kita sama-sama telah memantabkan keinginan kita masing-masing , kamu ingin memperdalam mengenai agama mu dan begitu juga aku sama. Kamu ingin melanjutkan ke sekolah Kristen dan aku ingin melanjutkan ke sekolah tinggi ilmu agama Islam negeri. Kita bahkan akhir-akhir ini sering kali menjadi tak sejalan , apa mungkin karena kita yang sama-sama takut berpisah sehingga membuat kita tak satu pendapat ?

" Cinta sejati adalah ketika hatimu dan hati ku mengatakan hal yang sama .. "

Apa mungkin ini merupakan sebuah pertanda dimana kita tak lagi berjodoh ? Mungkinkah Tuhan mu dan Tuhan ku kini mulai menunjukkan jalan bagi kita ? Kamu yang mengatakan bahwa seringkali Tuhan mu berkata pada mu namun perlu kepekaan yang cukup agar kita dapat mengetahui pesanNya , lalu apakah ini semua termasuk pesan dari Tuhan kita ?




Tapi semakin kesini aku merasa kamu semakin jauh dengan ku , padahal dulu kamu yang selalu meyakinkanku atas segala hal yang membuat ku ragu. Kamu pun selalu berkata bahwa kamu akan selalu ada untuk ku , tak peduli dengan apa yang orang lain katakan mengenai kita namun kamu kan selalu ada , namun.. kini.. kemana kah kamu yang dahulu selalu menutup telinga ku akan suara-suara sumbang yang pernah aku dengar itu ?

Detik detik ujian semakin dekat , aku ingin sebuah kepastian dan akhirnya saat itu juga aku mendapatkan sebuah jawaban . Jujur antara siap dan tak siap aku kemudian mengiyakan apa yang kamu katakan . Kamu berkata bahwa kita cukup kaka adek an saja hingga suatu saat kita dewasa. Kamu berkata apakah kemudian aku dan kamu menemukan orang yang tepat atau aku dan kamu akan kembali , ini hanyalah masalah waktu saja.

Tapi..mungkinkah ini hanya masalah waktu atau kamu yang telah lelah dalam menjalani hubungan ini ?

Jujur setelah kemudian kita lulus dan menentukan arah hidup kita masing - masing aku tahu , aku cukup tahu bahwa kamu kemudian menemukan orang lain yang dapat menggantikan diriku dan kemudian yang sejalan juga dengan mu. Aku mencoba tuk move on juga dari mu.. Dari mu yang dahulu pernah membuat ku yakin bahwa aku dan kamu dapat melalui semua ini bersama hingga kita dewasa kelak , namun kamu juga yang membuat ku lalu percaya bahwa Cinta bisa beda , Cinta kita beda karena kita berbeda iman ~