Sinopsis Film Yes or No 2

Haiii :D Kali ini saya akan membahas tentang YES or NO 2 , kelanjutan dari sinopsis YES or NO 1 :)) . Buat yang belum baca bisa baca nih >> Sinopsis Film Yes or No 1
Karena Surabaya sedang mendung dari sedari tadi hujan saja , akhirnya saya memutuskan dirumah saja setelah menjemput dua adik saya. Huft.. benar-benar dingin deh :D soalnya tadi kehujanan *loh kok malah curcol?* ehehehe :D

Sinopsis :
Film Yes or No 2 dibukan dengan Kim membuat kan Pie kado untuk anniv mereka yang ketiga. Tidak terasa mereka telah menjalin hubungan selama tiga tahun :D Kim menghadiaka Pie dengan kalung kupu-kupu yang bisa dibuka dan didalamnya tertulis sesuatu. Kim berpesan agar bila suatu saat nanti Pie tidak mencintai Kim lagi atau Pie marah pada Kim , Pie harus membuka kalung itu agar teringat kembali pada Kim  :)

Tiba waktunya untuk mereka magang. Pie dan Kim yang tidak satu jurusan seharusnya berbeda tempat magang. Namun Kim belum juga memberitahukan Pie bahwa ia telah mendapatkan tempat magang di provinsi Nan . Kim tahu Pie pasti akan marah . Kim pun membuat kue agar Pie tidak marah setelah tahu Kim akan magang di Nan yang tentunya tidak sama dengan Pie. Tapi belum sempat Kim mengatakannya , Pie telah meminta Kim untuk memeluknya dan memberikan semangat pada Pie karena Pie lelah mencari tempat magang yang dapat menerima mereka semua. 

Saat duduk berempat bersama dua temannya , Bibi In datang membawa kan barbeque . Namun Bibi In terlepas kontrol dan ia mengucapkan selamat pada Kim karena telah mendapatkan tempat magang. Pie yang belum tahu apa-apa mulai marah. Bibi In yang telah terlanjur terlepas bicara akhirnya pergi dan Pie meminta Kim keluar untuk berbicara berdua menjelaskan maksud dari apa yang di katakan oleh Bibi In.

Kue yang dibuat oleh Kim untuk Pie
Pie marah-marah pada Kim yang telah membohonginya selama satu bulan. Kim membela diri dan mengatakan bahwa ia tidak memiliki kesempatan untuk bicara pada Pie. Pie tidak terima dan terus marah-marah dan bertanya apa maksud Kim ingin menjauhi Pie hingga ke Nan(?). Pie yang emosi tidak ingin mendengarkan penjelasan Kim. Pie pun hendak terlepas bicara kalau begitu lebih baik mereka putus saja , Namun sebelum Pie meneruskan ucapannya Kim marah dan berkata jangan mengatakan hal itu ketika Kim emosi. Pie pun terdiam , namun Kim salah berbicara dengan mengatakan bahwa Pie seperti kekanak-kanakan. Pie marah dan meninggalkan Kim , Kim mengejar Pie dan bertanya kemanakah Pie hendak pergi? Pie bilang ingin pulang. Kim menjadi emosi karena setiap kali mereka bertengkar Pie selalu saja pulang ke rumahnya dan Kim tidak dapat ke rumah Pie karena tahu bahwa ibu Pie tidak menyukai Kim . 

Dua hari kemudian sudah tiba waktunya Kim berangkat ke tempat magang, Kim resah menunggu kabar Pie yang tak kunjung datang juga. Kim sudah berusaha untuk menghubungi Pie namun teleponnya pun juga tidak ada jawaban. Ayah Kim terus mengingatkan tentang waktu. Kim pun menyerah dan ia berangkat tanpa melihat Pie dahulu.Namun dalam perjalanan , ternyata Pie datang untuk menemui Kim dan memberikan Syal. Pie berpesan agar Kim jangan sampai menaruh hati pada perempuan - perempuan cantik yang ada di Nan. Pie pun juga meminta Kim agar setiap malam menghubungi Pie meski hanya sebentar saja. 

Pie melepas kepergian Kim menuju tempat magangnya. Kim sampai di tempat magangnya . Dia di kenalkan akan lingkungan sekitar dan juga satu teman magangnya yamg ada disana. Kim magang , Pie pun juga magang namun berbeda tempat dan suasana . Kim di daerah petanian dan Pie di daerah perikanan. Namun Kim tidak melupakan janjinya pada Pie . Kim mencari - cari sinyal agar dapat menghubungi Pie. Pada malam harinya , Kim berkenalan dengan teman magangnya yang satu tempat tinggal dengannya. Dan , aishhh :3 ternyata teman magangnya pun menyukai Kim. Ia begitu baik pada Kim. Kim yang selalu baik pada orang lain pun juga berlaku sama , Kim baik pula pada Jam ( teman magangnya ). Hingga Kim merasa nyaman dengan Jam dan Jam pun berpikir bahwa Kim menyukainya.

Kim berjanji pada Pie bahwa ia akan menelepon Pie setiap Jam 8 malam. Namun karena Pie menolak akhirnya ia mengalah dan memutuskan untuk menelepon Pie sesudah jam kerja. Dan Pie pun setuju. Awalnya memang Kim rutin menelepon Pie di temani oleh Jam karena Kim takut dengan suasana gelap. Jam pun awalnya dengan senang hati menemani Kim.

Setiap malam Pie berceirta tentang makanan di tempat magangnya , Bos nya yang genit dan vegetarian , temannya yang patah hati , dan masih banyak lagi. Intinya semua kegiatan Pie selalu ia ceritakan pada Kim. Kim pun dengan senang hati setiap malam mendengarkan cerita Pie dan tentunya Jam menemani Kim saat Kim sedang menelepon karena hanya di bawah lampu situ lah Kim dapat mendapatkan sinyal.

Lama kelamaan Jam merasa kesal karena terus saja diminta untuk menemani Kim. Akhirnya suatu ketika Jam marah dan pergi meninggalkan Kim lalu masuk ke kamarnya sendiri. Kim yang takut sendirian pun mengejar Jam dan ikut masuk ke kamarnya masing-masing. 

Hari ulang tahun Kim semakin dekat. Sebelum hari ulang tahunnya , Kim datang menemui Pie ( padahal dia tidak meminta ijin pada bos di tempatnya magang ) Pie pun juga tidak mengetahuinya bahwa sebenarnya Kim datang hanya untuk merayakan ulang tahun bersama Pie. Namun Pie malah sibuk dengan semua urusannya dan tidak memperdulikan Kim. Kim pun kesan , terutama Kim yang diminta untuk memakai wig. Akhirnya Kim memutuskan untuk pulang setelah dia datang percuma dan Pie pun tidak memberikan ia ucapan selamat ulang tahun juga :'). Pie pun marah dan akhirnya ia kelepasan kata-kata dengan mengucapkan "putus", Kali ini Kim tidak menyela atau menghentikannya justru Kim langsung mengatakan " Akhirnya Kamu mengatakanya juga " Dan mereka putus :3

Kim kembali ke tempat magangnya , ia menghabiskan waktu bersama Jam. Memang Kim merasa lebih nyaman bersama Jam karena bersama Jam ia tidak merasa diatur.Bersama Pie , Pie seperti seorang diktator yang kejam. Pie merasa tertekan karena tidak dapat menghubungi Kim namun Kim justru malah senang bersama Jam :( . 

Keesokkan harinya setelah Kim mengajak Jam berjalan-jalan ke kota, Kim mendapat teguran dari bosnya. Karena Kim membolos hampir seluruh kecambah di perkembunan mati. Dan Kim meminta maaf setelah itu Kim pulang membawa kotak yang berisi hadiah ulang tahun dari Pie yang telah lama di poskan oleh Pie. Jadi disini terjadi kesalah pahaman. Pie sebenarnya tidak melupakan Kim. Namun Kim justru tidak membuka kotak kado itu dan melemparkannya begitu saja di ranjangnya. 

Lama waktu berlalu , Pie merasa bahwa ia perlu memastian mengapa Kim begitu tenang dan tidak mencarinya betulkah Kim masih marah padanya? Pie pun mengunjungi tempat Kim magang dan mendapati Kim sedang memegang tangan Jam. Dan seketika Kim melepaskan tangannya dari Jam. Jam dan Bibi Inn yang ketika itu ada disana pun juga kaget melihat Pie. 

Hmm kalau lihat film ini dan pada bagian ini rasanya saya benar-benar geregetan melihat Jam. Pie pada malamnya datang meminta kejelasan pada Kim mengapa Kim tidak membuka kotak yang ia kirimkan ? Kim marah besar pada Pie dan Pie pun menjawab , semua ini tidak akan terjadi bila Kim tidak bertemu dengan Jam. Pie pun mengembalikan kalung dari Kim dan Pie pergi meninggalkan Kim. 

Suatu hari Kim ingin menemui Jam dan Kim mengetuk pintu kamar Jam namun tak ada sahutan , Kim pun masuk ke kamar Jam dan menemukan sebuah rangkaian kertas yang membentuk alur cerita antara Kim dan Jam. Tiba-tiba Jam masuk ke kamar nya dan mendapati Kim sedang melihati pintunya. Otomatis Jam langsung meminta maaf dan mengungkapkan perasaannya lalu mengatakan apapun jawaban Kim Jam tetap akan menunggu Kim. 

Kim memang merasa nyaman sekali dengan Jam , namun saat melihat kupu-kupu.. Kim kembali teringat akan Pie . Bahkan saat Jam berbicara Kim tidak mendengarkannya justru malah asyik melihat kupu-kupu :'). 

Sedangkan di tempat lain , Pie merasa sedih terus. Waktu magang telah habis . Namun ia kehilangan Kim. Pie sungguh sedih. Temannya Boy pun tidak dapat membantu apa-apa dan hanya ikut sedih melihat Pie terus - terus saja menangis sambil memandangi laut :')

Saat di hutan Jam hendak mengambil sesuatu , Kim pun membantunya namun tiba-tiba kalung kupu-kupu Kim terjatuh , Kim pun langsung melepaskan pegangannya dari Jam dan mengambil kalung kupu-kupu itu. Lalu Kim meminta maaf pada Jam , meminta maaf untuk segalanya. Kim pun jujur bahwa ia masih mencintai Pie. Jam pun menganjurkan agar Kim segera pergi menemui Pie untuk mengejar cita-citanya. Karena bagi Jam , cinta Jam hanya datang disaat yang tidak tepat. Jam berkata bahwa mereka masih bisa berteman. Kim pun mengucapkan terimakasih pada Jam yang selama ini tidak pernah membuatnya merasa tertekan. 

Kim pergi meninggalkan Jam di hutan untuk menemui Pie. Dalam perjalanannya Kim membuka kotak yang pernah Pie kirimkan untuk Kim. Dalam kotak itu terdapat boneka kura-kura yang manis sekali :D Dan sebuah pesan " Cium hidung ku sebelum kamu tidur " Dan ketika Kim mencium boneka kura-kura itu , munculah pesan suara Pie yang mengucapkan selamat ulang tahun dan berterima kasih karena selama ini Pie bukan lah pacar yang baik namun Kim selalu sabar menghadapi Pie yang selalu membuat Kim kesal. 

Kim langsung datang ke rumah Pie namun Pie tak ingin lagi bertemu dengan Kim. Pie terlanjur sakit hati dan patah hati . Pie mengira bahwa Kim telah tak mencintainya. Kim pun menjawab bahwa ia selalu mencintai Pie. Dan Pie menjawab bahwa Pie tak tahu apa buktinya , kemana Kim saat Pie sakit hati ? Patah Hati ? Kim justru pergi meninggalkannya. 

1 Tahun kemudian..

Mereka bertemu tanpa sengaja. Kim ternyata masih terus memikirkan Pie , Ia bahkan memanjangkan rambutnya. Namun Pie masih sama saja selalu marah-marah pada Kim. Pada pertemuan kali ini , Kim melamar Pie secara langsung. 

Kim mengaku salah pada apa yang terjadi di masa lalu. Kim pun berjanji akan berusaha terus membuat Pie percaya pada Kim. Kim tahu memang semua susah , namun Kim akan terus berusaha hanya untuk Pie. Itu lah yang membuat Kim terus mempertahankan cintanya dan melamar Pie. Kim ingin semua dimulai dari awal lagi bila Pie masih mencintai Kim. 
Pie menjawab lamaran Kim dengan mencabut garis pembatas yang sebelumnya ia buat untuk membatasi wilayah nya dan wilayah milik Kim :)


Mereka memulai kembali hubungan mereka dan semuanya dari awal. Bersama :) Buat Kim , mengapa harus menikah untuk mempunyai anak bila nantinya juga bercerai ? Mengapa tidak boleh menikah sesama jenis bila menikah dengan lawan jenis juga hanya berujung perceraian ? Hmm ..

END

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Bila Kim seorang pria , saya ingin memiliki pacar seperti Kim yang selalu sabar dan penuh perhatian. Namun pada bagian akhir , saya pernah saya berfikir hampir sama dengan Kim " hampir sama " . Saya berfikir mengapa harus menikah bila hanya berakhir perceraian ? Dan semua pikiran itu bagaikan sebuah prinsip untuk saya. Tapi itu dahulu , sebelum saya merasa nyaman akan suatu hal , sebelum saya merasakan sesuatu. Tapi.. meski terkadang saya meragukan hal itu , saya berusaha percaya dan melupakan apa yang ada kemarin-kemarin. Sama seperti Kim dan Pie. Mungkin apa yang pernah saya lihat di waktu itu hanya sebuah liku biasa. Karena cinta itu tidak buta , cinta itu tahu kemana ia akan melangkah ( Re : Hatinya untuk siapa ) Bila cinta itu datang , meski ada pertimbangan .. jangan pernah tuk menolaknya :)