Surat Tak Terkirim For Angin and Cancer

Satu tahun sudah berlalu..

The first ..

Dear Angin ~

Aku tahu kini kamu bersama orang lain.. Aku tahu kamu tak lagi pernah mengingat ku.. Aku tahu kamu nggak akan pernah memiliki rasa dengan ku.. Aku tahu kamu sudah punya yang lain.. Aku pun tahu , mungkin kamu bahagia bersamanya.

Disini tak seharusnya aku masih mengingat mu.. Disini tak seharusnya aku masih mengenangmu.. Disini tak seharusnya aku masih berdiam diri menunggu mu.. Disini seharusnya tak aku masih memikirkanmu.. Disini seharusnya aku tahu, bahwa kamu tak akan pernah kembali bersama ku..

Tapi aku masih merindukan mu.. Tapi aku masih selalu mengenang mu.. Tapi aku masih selalu diam disini .. Menuggunmu..

Namun..

Kini aku tahu , mungkin dan pasti bukan suatu kemungkinan kembali .. Bahwa kamu tak akan pernah kembali padaku.. Sama halnya dengan ku yang tak akan pernah kembali ke masa lalu.. Masa di mana aku bersama teman-teman yang aku kasihi , guru-guru yang aku cintai , warga sekolah yang aku sayangi.. Aku tahu dan cukup paham.. Aku tak akan pernah kembali.. Baik bersama kamu.. Maupun teman-temanku.

Satu tahun sudah berlalu, kini aku mulai beradaptasi. Aku sudah tahu alasan kepindahanku.. Aku mulai menerimanya dengan senang hati.. Meski hati ini berat untuk menerimanya.. Namun aku tahu semua pasti akan baik-baik saja :')

Jika kamu telah bahagia bersamanya , disini aku selalu berdoa dalam heningnya malam.. Aku berdoa untuk mu .. dan untuk dirinya yang kini menjadi kekasihmu.. Aku tahu kamu bahagia bersamanya ~ Aku paham bahwa aku memiliki banyak salah padamu.. Oleh karena itu.. Aku berdoa agar Tuhan selalu memberkatimu selalu.. Jika boleh aku bertemu kamu kembali.. Aku ingin melihat, kamu yang sekarang dan menanyakan " Apa kabar mu? " Namun aku paham, jika aku melihatmu.. Maka aku tak akan pernah bisa move on :'))

Good Bye My Lovely Angin :))

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

One more ~

Dear Cancer 

Yang pertama ku ucapkan terima kasih atas setiap perhatian dan kasih sayang mu terhadapku. Entah kamu anggap apa aku .. Tapi hari-hari yang kita lewati bersama buat ku adalah sebuah kenangan. Masih ku ingat bagaimana kita berkenalan dan bertemu hingga akhirnya aku menyapamu.. Kamu yang duduk pada bangku depan deret ke empat tepat di bagian pojok diam-diam memperhatikanku.. Aku tak tahu dan tak peka jika kamu memiliki rasa pada ku. Namun rasa apakah yang kamu miliki itu?

Kita berkenalan via Twitter lalu saling mengirimkan mention hingga akhirnya kamu menantang aku untuk menyapamu dan kamu pun memberikan aku permen sebagai hadiahnya.. Aku tahu kamu begitu baik padaku. Kamu juga yang selalu ada untuk ku. Masih ku ingat bagaimana saat itu aku bersandar pada bahumu. Aku capek dan lelah. Tapi kamu ada di sampingku. Bodohnya aku saat itu tak peka padamu. Tapi kamu hadir disaat yang tak tepat..

Kata - kata suka mu itu membuat aku selalu bertanda tanya dan tidak tahu harus melakukan apa? Kamu selalu mengatakan bahwa kamu menyukaiku namun kamu bagaikan orang yang tak tahu arah. Ketika aku akan memberikan jawaban maka aku mendengar kamu sedang dekat dengan perempuan lain yang akhirnya menjadi pacarmu. Sudah berapa kali kamu begitu hingga membuat aku ragu?

Lagi-lagi kamu datang di saat genap aku satu tahun single ~ Tapi.. kamu hanya datang dan pergi seperti angin. 

Apa salah ku kamu begitu dengan ku?

Aku tidak tahu bagaimana perasaan mu yang pasti hingga akhirnya aku memutuskan untuk pergi darimu. Aku bukan orang yang akan terus kuat melihat PM orang yang dekat dengan ku namun terdapat kata-kata dengan orang lain. 

Aku bukan orang buta..

Aku bisa membaca..

Aku bisa melihat..

Oleh karena itu aku memutuskan untuk pergi darimu. Aku tahu mungkin kamu kecewa , atau bahkan tidak? Tapi tidak pernah jelas ! Aku lebih baik pergi dari pada harus sakit terus melihat kamu masih juga dengan mantan terakhirmu.. 

Aku hanyalah wanita yang memiliki perasaan bahkan perasaan yang sangat peka ! 

Ini lah yang aku takutkan dari pria cancer. Layaknya pria cancer yang dahulu.. datang dan pergi begitu saja.. Terlalu banyak rahasia serta wanita! Aku bukan wanita yang senang di duakan.. aku bukan wanita yang senang beradu mulut juga dengan wanita lain hanya untuk memperebutkan pria yang bahkan tidak jelas mengenai perasaannya..

Jika aku dapat bicara langsung dengan mu.. Mungkin hanya ungkapan maaf yang dapat aku sampaikan. 
" Mungkin memang benar kamu bukan laki-laki yang harus aku bela di depan teman - teman ku karena kekuranganmu.. Kamu bukan laki-laki yang pantas berjalan di sampingku .. Atau bahkan sebalinya mungkin aku yang tidak pantas untuk mu.. Sekali lagi aku ucapkan maaf dan terima kasih atas beberapa waktu terakhir ini kamu telah menemani aku serta mengisi hari-hariku. Satu doa ku .. God Bless You Always .. My Friend. "