Menunggu atau Pergi

Sudah saat nya musim hujan datang mengganti kan musim kemarau yang panas ya seperti membakar hingga ke dalam kulit yang paling dalam. Terima kasih ku ucap kan untuk Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang yang telah menciptakan seluruh isi bumi ini dan membuat segala nya terasa indah dan nyaman. Terima Kasih juga atas cuaca yang telah berubah ini. Meski nantinya akan menimbulkan efek yang tidak di ingin kan namun cuaca ini lebih baik dari pada cuaca pada bulan sebelumnya.


Teman lama mulai berdatangan , berkunjung ke kota lama dimana tempat mereka mencari ilmu dari dulu hingga sekarang. Rasa kangen dan rindu pun mulai bermunculan ke permukaan kembali . Namun aku tak bisa untuk datang dan melampiaskan semua rasa itu. Segala rasa yang ada hanya akan berhenti sampai disini saja. Tak bisa aku mengungkapkan semua itu pada setiap insan yang aku sayangi.


" I can't miss a day without talking , laughing and going crazy with my FRIENDS , they're amazing and my moodbooster. "


Akhir-akhir ini aku sering merenung tidak jelas. Terkadang aku sedang memandang sesuatu dan akhirnya aku berada pada titik akhir dimana aku sedang merenungkan suatu hal yang tidak jelas. Seperti hal-hal yang ada pada masa lalu itu kembali lagi. Mungkin kini aku telah dapat menguasai perasaan ku . Tidak seperti dahulu aku yang mudah rapuh dan menangis. Kini aku bisa lebih kuat dan mengontrol semua rasa yang hendak muncul.


Danbo
Terkadang dalam tidur pun aku tidak bisa terlelap begitu saja. Ada saja hal-hal yang tidak aku ingin kan itu melintas dalam benak ku sehingga membuat aku selalu terjaga dan tidak bisa dengan mudah untuk terlelap. Aku sering kali memikirkan banyak hal yang telah terjadi pada masa lalu. Aku tahu aku telah melakukan hal yang salah. Tapi aku tidak bisa menghentikan diri ku untuk tidak berbuat itu meskipun aku dapat mengontrol emosi ku dengan baik di depan umum.




Aku bingung apa kah yang salah dari diriku yang membuat aku menjadi seperti ini. Tidak kurang lelaki yang ingin bersama ku namun kenapa aku sulit untuk menjatuh kan pilihan ku? Banyak pula lelaki yang sedang menanti ku. Namun mengapa tak ada satu pun yang membuat aku tertarik seperti hal nya aku pada beruang ku yang lalu? kenapa juga angin yang sedang bersama ku kini sepertinya menaruh hal yang aneh pada ku? Mungkinkah semua ini sebuah teka-teki yang tidak berarti?


Cukup lelah aku untuk menunggu beruang ku untuk meminta ku memperbaiki hubungan kita yang telah usai. Aku cukup capek juga untuk bersabar akan semua ini. Kini aku menginginkan hal yang pasti-pasti saja. Seseorang yang soft disana pun juga mulai ingin menjadi calon pendaftar sebagai penanti ku. Tapi kenapa tak bisa ku jatuh kan pilihan juga kepada dia yang mengejarku padahal ada seorang yang cantik yang bukan lah tandingan ku yang sedang mengejar dia yang soft. Mengapa juga tak bisa aku terima saja dia? Mengapa aku harus menjadi se kaku ini?


Masih kah aku harus menunggu kembali hingga ada seseorang yang dapat menghapus semua rasa ku yang pernah ada untuk beruang ku yang manis itu? 

Jika iya, apa kah semuanya akan berjalan baik-baik saja? Aku bingung harus kah aku menunggu nya atau harus kah aku pergi meninggalkannya? Entah lahh..

0 Response to "Menunggu atau Pergi"

Post a Comment

Harap Komentar Dengan Sopan dan Tidak Mengandung SARA atau SPAM
Untuk pasang Iklan contact stefanikristina@gmail.com