Hampir Saja Barang di Bawa Lari Sama Mahasiswa





Pagi-pagi jadi pingin nulis. Gara-gara ada yang ragu dan ingin melakukan transaksi secara langsung. Emang sih nggak papa, tapi kalau sudah punya beberapa pengalaman buruk, masihkah harus jatuh ke lubang yang sama? Yahh meski setiap orang tidak bisa di pukul rata sama sih. hehe :)

Jadi ceritanya pagi ini ada yang mau pesan baju dengan jumlah cukup banyak, ini bukan pertama kalinya sih dapat pemesanan jumlah yang banyak begitu, sudah biasa kalau yang begini dan yang bikin luar biasanya mungkin ya soal harga saja si, negonya itu bener-bener miring 😂. Tapi gapapa lah ya, asal masih nutut untuk pembelian bahan dan sebagainya.

Lalu tiba-tiba aja aku jadi inget sebuah pengalamanku yang (hampir) saja barangku mau di bawa kabur entah kemana 😌 yang mau bawa kabur ini salah satu Mahasiswa di sebuah perguruan tinggi negeri yang ternama juga di kotaku.


Sebenarnya mungkin nggak di bawa kabur kali ya, entah dia lupa atau males buat balikin tapi yang pasti barang itu nggak ada tanda-tanda mau di balikin, nomor telfon mati, messenger ' no read ', sosial media ga ada tanda-tanda kehidupan, hilang begitu saja :(

Yahh sudah pasti di pihak ku juga kebingungan donk. Mana cuma tahu nama dan nama kampusnya juga 😢. tapi nggak papa! meski cuma tahu nama dan nama kampusnya, akhirnya bisa di lacak hihi ^^  *kekuatan sosial media*

Jadi aku browsing  mulai dari nama facebooknya, aku ambil foto-fotonya trus aku cari di instagram. Karena di instagram nggak ketemu akhirnya aku cari himanya, dari facebook akhirnya aku tahu bahwa dia adalah mahasiswa jurusan p****l*** di ITS. 


Waktu itu aku cari himanya, kebetulan juga ada yang punya jurusan mbak itu di instagram, lalu aku tanya-tanyain deh di himanya. Tapi karena nggak di bales-bales, akhirnya aku baca komentar-komentarnya, nemulah temennya yang kebetulan sama mahasiswa semester 5 juga. Jadi aku bisa tanya langsung via dm, setelah itu karena masih belum ada respon, akhirnya aku telfon deh kampusnya! 

Sayang banget itu bulan Desember dan aku telfon di saat yang nggak tepat karena mau liburan kuliah 😑. Yauda deh, jadilah aku tunggu aja kabar selanjutnya.

Eh akhirnya mbaknya ngehubungi juga :). Yaudalah yahh akhirnya kembali meski proses kembalinya tidak langsung begitu saja sih, tapi pokoknya akhirnya kembali barang yang di pinjam. Inilah kenapa makanya aku males banget buat ketemuan sama pelanggan kalau di Surabaya. Biar mau pesen banyak pun males aku 😕. 

Buat kalian yang mungkin ngalamin hal yang serupa, nggak usah panik yaa. Asal punya foto dan identitas yang kiranya masih bisa di lacak, lacak saja! Nggak susah kok asal ada niat. Yahh awalnya si aku takut juga, lebih ke bingung mau ngelacak bagaimana (?) mau datang ke kampus pun nggak tahu mau masuk ke ruangan apa (?) jadi karena sekarang sudah ada sosial media jadi lebih mudah! 

Mudah-mudahan tulisan ini bisa menginspirasi yaa ^^ 

Mohon maaf apabila ada salah kata atau penulisan. Apabila ada yang kurang berkenan bisa hubungi via email stefanikristina@gmail.com