Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 12 Semester 2 Halaman 154

Selamat malam.. Menanggapi berapa request dari para pembaca sekalian membuat saya ingin memposting Kunci Jawaban Halaman 154 Bahasa Indonesia Kelas 12. Malam ini Surabaya sedang di guyur hujan sedari pagi tadi, membuat suasana menjadi tenang. Jalanan pun sepi karena banyak orang yang berteduh atau memilih untuk tinggal dirumah saja.

find me on instagram @NifaFani


Nah yuk mari langsung saja kita bahas..

Penyuntingan dilakukan setelah kalian menyelesaikan karya. Ketika menulis, upayakan jangan menyunting dulu, sebab itu akan membuat proses penulisan tersendat-sendat. Akan tetapi, begitu selesai menulis, jangan segan menyuntingnya berkali-kali, sampai kalian merasa yakin teks cerita fiksi yang kalian hasilkan bagus.

Dalam penyuntingan, kalian harus mencermati semua kekurangan. Buang semua hal yang berlebihan, tambahkan hal yang masih diperlukan. Kalian harus membenahi kesalahan ketikan maupun ejaan. Kalimat yang membingungkan harus diubah. Kalau perlu, alur cerita yang dirasa kurang pas pun bisa diubah. Agar kalian lebih memahami proses penyuntingan, kerjakanlah latihan berikut ini.

(1) Dalam sebuah teks fiksi, kalian diharapkan mampu menggambarkan sesuatu untuk meyakinkan pembaca. Sementara itu, teks fiksi bersifat konkret. Oleh sebab itu, kalian harus memiliki kemampuan mengonkretkan konsep abstrak. Mengonkretkan konsep abstrak (seperti cinta, sayang, bahagia, marah, sedih, dahsyat, cantik, dan sebagainya) pada intinya adalah mencari pengucapan tidak langsug terhadap sebuah konsep, yang memerlukan perincian yang cermat. Kalian bisa melukiskan bahagia tanpa menggunakan kata itu sama sekali. Kalian bisa mendeskripsikan cantik tanpa memunculkan kata itu sama sekali. Dalam teks cerita fiksi yang bersifat konkret ini, pengarang harus mampu menghidupkan gambaran nyata tentang perilaku seseorang atau serangkaian kejadian yang menyeret orang tersebut bergerak dari satu siatuasi ke situasi selanjutnya. Sebuah teks cerita fiksi tidak berbicara tentang bahagia, tetapi tentang tindakan orang yang sedang bahagia. Tugas kalian adalah menuliskan paragraf tentang sedih tanpa menggunakan kata “sedih” atau kata lain yang merupakan sinonimnya.


" Sedih "

Kurasakan dinginnya malam, begitu menusuk hingga kedalam tulang-tulangku. Aku bisa merasakan namun enggan untuk melangkah. Pandanganku terpaku pada satu titik, tempat dimana kami berpisah, tempat dimana kami bertemu untuk terakhir kalinya. Aku terpaksa harus pergi meninggalkannya. Tak kuasa air mataku pun turun membasahi pipi ini. Hatiku hancur dan penuh goresan luka serta sayatan. Haruskah aku meninggalkannya? Namun kami memang harus berpisah. 

" Bahagia "

Hari ini adalah hari sabtu, tanggal 14 Februari. Tidak terasa 3 tahun kami telah bersama. Sungguh perasaan ini tak kuasa aku tahan. Hari ini adalah hari spesial kami selain itu juga bertepatan dengan valentine day. Sungguh waktu yang sudah aku tunggu-tunggu. Sebentar lagi kami akan bertemu setelah hampir 2 tahun kami tak berjumpa. Rasanya benar-benar saya tidak sabar lagi menunggu hadirnya datang untuk menemuiku. Aku sudah tidak bisa tidur hanya untuk menunggu hari yang spesial ini!

Oke sekian dahulu postingan saya hari ini. Mudah-mudahan dapat membantu Anda sekalian.