Mulut Yang Berbahaya

Bibir - Sering kali kita menyalah gunakan atas apa yang telah Tuhan berikan kepada kita. Salah satunya adalah bibir. Bibir yang seharusnya digunakan untuk membicarakan hal-hal yang baik justru kita gunakna untuk membicarakan hal yang tidak-tidak. Namun pernah kah kita berfikir apakah dampak atau efek dari semua itu?


Kata yang kita ucapkan sehari-hari tidaklah semua baik, namun pernah kah kita mneyadarinya? Tidak. Antara menyadari dan tidak menyadari pastilah akan banyak tidak sadar. Lalu bagaimana solusi terbaiknya?

Semua kembali kepada kesadaran diri masing-masing individu. Dari beberapa pengalaman yang saya miliki kini, saya banyak melihat baik hal yang postif maupun negatif, hal positif saya dapat kan dari seorang teman saya di SMK ini dan dari beberapa guru yang pernah saya jumpai. Seorang teman saya itu dahulu merupakan pribadi yang egois dan bebal, namun seiring berjalannya waktu ia sadar dan ketika teman-temannya menjauhinya, ia pun berusaha untuk mendekati beberapa teman yang menjauhi itu. Itulah yang membuat saya salut kepadanya. 

Dari seorang guru saya adalah saya ambil dari begitu sabarnya ia menghadapi murid yang begitu malas, bebal, dan kurang kesadaran diri akan etika dan lain sebagainya. Namun karena setiap tutur kata yang ia lontarkan dari bibirnya, kemudian etikanya yang begitu sopan dan santun dalam berbicara membuat saya kemudian sadar betapa penting dan bahkan sangat penting kita untuk menjaga bibir kita masing-masing. 

Pengalaman yang paling baru adalah ketika saya dan dua orang teman saya pergi ke suatu daerah untuk berkompetisi dan disana barulah saya dapat melihat dan sadar betapa penting etika sopan santun dalam berbicara. Hal ini begitu sulit untuk dirubah bilamana tidak dari pribadi itu sendiri dan bila memang lingkungan yang begitu mengikatnya untuk menjadi demikian.

Satu hal yang paling saya ingat dan saya tanam kan dalam kehidupan saya pribadi. Sebaik apapun saya, sepintar apapun saya, se bagus apapun rupa saya dan sehebat apapun diri saya dan juga Anda, namun ketika Anda tidak dapat menjaga diri untuk berperilaku sopan dan bertutur kata yang santun maka Anda tiada lah artinya.

Baik sekian dahulu dari saya, bilamana ada tutur kata yang salah mohon maaf. Disini saya hanya share menurut pengalaman pribadi saya.

Terima Kasih Telah Berkunjung.

Salam, Stefani.