Teman Datang Cuma Waktu Butuh

Teman Cuma Saat Butuh – Beberapa hari yang lalu saya mendapatkan cerita dari seorang teman saya tentang teman yang butuh hanya pada saat-saat tertentu saja. Hmm, saya pikir hal ini kerap atau seringkali terjadi bukan di kehidupan kita sehari-hari? Tentu saja ya. Saya pikir Anda pasti juga pernah mengalaminya atau merasakannya.



Disini seorang teman saya bercerita bagaimana temannya memperlakukan dia. Dia datang hanya pada saat tugas belum terselesaikan dan ingin menyelesaikan tugas ( Posisi teman saya masih sekolah ). Nah, awalnya memang tidak terlalu kentara atau bahkan terasa sih, ya memang yang buruk akan manis didepan bukan? Ya benar, ini yang dialami teman saya.

Ketika Ia bercerita bahwa ternyata dia di jauhi atau di sindir-sindir karena tidak memberikan contekan pada temannya, dia merasa sedih. Tapi saya memberikan saran, akan lebih baik dia biasa saja karena toh yang butuh akan baik kembali. Bukan begitu? Kalau memang dia tidak butuh, maka jelas mereka tidak akan meminta jawaban untuk menjawab soal-soal dari guru bukan?

Hmm.. Begini lah manusia pada umumnya. Hanya datang disaat mereka butuh, dan meninggalkan orang lain ketika mereka tidak lagi membutuhkan mereka. Ironi? Tidak, ini sudah nyata. Nyata, REAL. Hal ini kerap terjadi. Maybe dari 100% manusia, ada 98% orang-orang yang seperti ini.

Tapi sampai kapan? Sampai kapan mereka akan seperti itu? Saya pikir tidak akan lama, karena roda berputar. Tuhan maha adil dan tahu segalanya. Saya yakin semua ini tidak akan lama. Untuk Anda yang sedang seperti ini dengan teman atau orang yang Anda sayangi, bersikaplah biasa. Tidak perlu takut mereka tidak akan menyapa Anda. Yang butuh pasti datang. Yang butuh pasti kembali. Dan Yang butuh, tak akan menyia-nyiakan apa yang hendak mereka cari.

Menyalin itu mudah kok, Cuma yah bagi saya harus tahu dirilah.. Bukankah Kita makluk social? Semua saling ketergantungan kok. Jangan deh pernah marah atau merendahkan satu orang dengan orang lain atau merasa dirimu tinggi. Kita sama kok posisinya di mata Yang Maha ESA. Saya yakin, kita semua orang terpelajar, pasti akan lebih memahami dan menghargai akan orang lain.