Pengertian Emosi

 
Ekspresi Manusia


Pengertian Emosi . Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu berkaitan dengan emosi. Kita tidak akan pernah lepas dengan emosi. Emosi menurut Kamu besar bahasa Indonesia memiliki pengertian dua. Yang pertama adalah emosi merupakan luapan perasaan yang berkembang serta surut dalam waktu yang singkat. Dan yang kedua emosi adalah suatu keadaan serta reaksi psikiologis dan fisiologis dimana yang bersifat subjektif. Pada dasarnya , setiap menusia yang hidup pasti mempunyai emosi. Tapi emosi merupakan karunia dari Tuhan untuk manusia . Oleh karena itu emosi juga termasuk dalam bahawa hati manusia dimana yang merupakan pemberian dari Tuhan.

Emosi yang ada pada diri manusia tersebut telah melekat karena merupakan anugerah dari Tuhan . Tuhan memang menciptakan kita manusia untuk memiliki perasaan yang berbagai macam seperti gembira, sedih , marah , dan cinta , lalu dan  lain-lain. Manusia pun tidak perlu untuk memaksakan diri jika emosinya sedang muncul pada saat tertentu misalnya saja sebagai contoh jika kita memiliki salah satu dari keluarga kita yang meninggal , maka tidak perlu menangis tapi harus berbahagia karena orang yang sudah meninggal di dalam Tuhan telah di selamatkan ( umumnya pendapat atau pemikiran seperti ini ada pada sebagaian umat kristiani. Namun seharusnya tidak demikian. Menurut Yeremia 29 : 11 - 13 serta 1 Yohanes 4 : 16 , mengatakan bahwa iman kristen tidak pernah melarang untuk menangis , bersedih atau berduka. Karena Tuhan Yesus mengajarkan untuk saling mengasihi , memperdulikan sesama kita , dan menerima diri manusia dengan apa adanya. Namun hal yang lebih baik adalah jika kita ( siapa pun kita ) dapat mengendalikan emosi kita dengan sebaik-baiknya :)

Dari beberapa teladang mengenai emosi , sebagai umat Kristiani yang baik seharusnya dapat meneladani tuhan Yesus dalam sisi kehidupan - Nya sebagai manusia yang dimana pernah mengalami kesedihan yang sangat luar biasa. Setiap rasa sedih serta takut akan menjadi satu bercampur. Dia sang mesias harus tetap menjalankan misi Bapa bagi manusia seusai dengan Lukas 22 : 39 - 46. Dimana misi untuk berkorban bagi umat yang berdosa tidak lah mudah. Dalam kesedihan itu serta dengan rasa takut yang sangat luar biasa tersebut , Tuhan Yesus dapat mengendalikan emosinya dengan baik serta tidak menuruti kehendak-Nya sendiri dan menghindari kematian begitu saja. Tuhan yang menjadi sama dengan manusia seperti kita untuk menyelamatkan kita semua dari maut merupakan Tuhan yang rela berkorban Tuhan yang baik sehingga kita semua mendapatkan keselamatan yang kekal. Seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari kita dapat mengetahui bahwa sikap yang perlu di kendalikan adalah sikap marah atau amarah yang ada dalam diri manusia. Marah merupakan suatu hal yang manusiawi memang , namun saat kita marah sebaiknya kita perlu untuk menyelesaikannya dengan baik dan sesegara mungkin dengan tidak menyimpan dendam seperti yang ada pada Efesus 4 : 26.

Jika kita dapat mengelola perasaan , maka perasaan kita mnjadi baik , aman , dan damai. Perasaan tersebut harus dapat di kelola dengan baik. Adapun termasuk perasaa-perasaan negatif yang adalah merupakan kecemasan , kemarahan , serta perasaan tidak berdaya. Perasaan positif anatara lain dapat berupa kehangatan , perhatian , serta perasaan gembira. Cobalah kita selalu ingat mengenai slogan yang mengatakan bahwa " Tertawa itu sehat " Namun jangan sering tertawa sendiri juga ya ;;). Ada pun satu lagu rohani yang berjudul " Hati Yang Gembira Adalah Obat " Demikian lah seharusnya kita terus berbahagia agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Terima kasih telah berkunjung pada blog saya . .