Campuran Rasa Dan Hati



Seni. Seni itu indah. Seni itu abstrak. Seni itu sulit direngkuh tapi selalu dekat. Seni itu ada, tapi tak pernah disadari. Seni itu asyik. Seni itu menarik. Seni itu ada dimana-mana,Seni itu Obyek. Seni itu sulit. Seni itu sukar. Seni itu impian. Seni itu sederhana. Seni itu rumit. Seni itu anggun. Seni itu cantik. Seni itu merdu. Seni itu lucu. Seni itu penghibur. Seni itu penyelamat. Seni itu proses.seni itu keindahan.



Terdapat banyak hal definisi tentang seni, namun sulit untuk kita dapat memiliki sebuah arti pemahaman khusus akan seni. Pernah kah terfikir kan untuk berusaha mendalami apa yang ada dan membuat semua itu terasa istimewa? Tidak perlu pada hal yang terlalu tinggi dan sulit untuk dicapai. Cukup dengan apa yang ada di sekitar kita. Seni kebudayaan yang telah ada dan turun-temurun pada generasi saat ini semakin lama semakin tertinggalkan sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin maju dan pola pikir yang lebih individualistis.Seni musik tradisional, seni karawitan.Harus kah di tinggalkan dan di ganti kan dengan musik asing yang kini di gemari para remaja?

Aku air Aquarius, bersama matahari aku bangun setiap pagi. Di bawah sinarnya pun aku mencari. Di basuh air aku menjadi bersih. Noda dan lelah hilang hanyut terbawa air. Di bawah naungan awan aku berlindung. Dan di atas tanah aku berpijak. Bumi ini bulat, namun aku berada di bagian kecil di dalam nya. Debu dan kotoran ada di mana-mana, meninggalkan bekas yang harus di bersih kan. Namun bukankah itu sukar?

Setiap pagi gerak sapu seorang pria paruh baya menghiasi tanah lapang untuk mengambil apa yang tidak harus di ambil. Setiap hari juga bertumpuk dan berserakan barang-barang tidak berarti oleh ulah manusia tak berguna. Layak nya manusia tidak berguna,semua barang itu di ambil oleh pria itu dengan senyum yang selalu menghiasi pagi bersama sapu jasanya.

Tawa riang yang menggambarkan kebahagiaan hanya terpancar dalam wajah yang penuh kamuflase. Kebahagiaan sementara membuat semu yang terlihat. Semua penuh kebohongan, tidak sesuai dengan hati, bertolak belakang dengan perasaan. Membuat batin berperang. Menyiksa diri dalam lingkup luas, menutup lembaran dalam dunia luar.

Senyum riang dalam kegundahan , pikiran negatif menyelimuti . Menghalang kegiatan positif. Membelenggu jiwa dalam ketenangan. Gusar, Gelisah, Gundah. Perasaan tidak menentu. Kisah pupus. Hilang sebuah harapan. Muncul kekecewaan. Membuang rasa percaya diri. Lari,lari,lari. Setiap hembusan nafas yang seiring dengan alunan nada gamelan. Bonang, Rebab, Kendang, Gender,Demung,Saron dan Slentem. Semua menjadi satu hingga menimbulkan getaran jiwa.

Rasa,Cinta,Kepercayaan,Sayang dan Kasih. Hilang berganti kata kecewa. Hati yang sepi. Hati yang gundah. Hati yang tidak tentu . Tak ada yang dapat mengetahuinya. Setiap insan memiliki jalannya masing-masing. Garis hidup telah di tentukan, mungkinkah akan ada manusia yang dapat menentang nya?

Kekecewaan, Penyesalan , ketidakpercayaan. Muncul pada akhir cerita. Saat sebuah keputusan telah di tentukan. Saat sebuah keputusan telah di buat. Saat sebuah keputusan harus di jalani. Dan akhirnya di rasakan. Lalu kata yang akan muncul adalah “PERCUMA”. Yah, percuma kita ingin menyesalinya. Percuma kita mengecewakannya dan percuma kita telah percaya padanya. Namun, apa yang ada harus di lalui dengan berdiri tegap, mata yang memandang kedepan, dan rasa percaya diri.

Pemulihan . mungkinkah dalam waktu sekejap dapat merubah apa yang ada? Tawa yang berganti tangis, hanyalah sia-sia. Perjalanan satu tahun yang panjang , di warnai oleh tawa, canda, sedih dan duka dari teman-teman . Kini dalam waktu kurang dari satu hari semua harus berubah. Mungkinkah tanpa proses yang pasti semua dapat berjalan dengan lancar?

Cita-cita. Cita-cita adalah sebuah keinginan seseorang akan masa depan atau bisa dapat di artikan cita-cita adalah suatu mimpi untuk beberapa orang-orang tertentu. Setiap individu pasti akan memiliki sebuah cerita akan masa kecil nya yang memiliki keinginaan tertentu untuk menggapai atau menjadi seperti yang mereka inginkan. Namun semua akan berubah di saat kita beranjak dewasa. Terkadang cita-cita yang kita inginkan tidak akan sejalan dengan apa yang menjadi kenyataan yang ada.

Jika cita-cita dapat di artikan dengan sebuah harapan, maka ingin aku mengutarakan apa yang menjadi isi hati ku. Meski aku air yang selalu mengalir dan tidak memiliki rasa lelah untuk terus berusaha menjadi yang terbaik,mewujudkan semua harapan ku  ternyata berakhir sia-sia. Masa – masa yang sukar telah aku tempuh pada masa lalu, namun hasil sementara yang cukup memuaskan untuk aku itu hanya menjadi kenangan. Semua hanya dapat aku simpan dalam lemari kecilku. Mengapa? Karena keego’an orang lain lah yang membuat aku kini terhempas dalam lingkungan yang baru,lingkungan yang tidak pernah terpikirkan oleh ku bahkan menjadi tujuan ku pun tidak pernah. 

Tidak ingin aku menyalahkan pada orang yang melahirkan aku yang juga menyebab kan aku menjadi disini seperti saat ini.karena setelah aku fikirkan baik-baik, seharusnya aku bersyukur atas apa yang ada sekarang. Aku mengatakan semua ini karena telah aku lewati berbagai kenangan indah bersama dia , Dia yang baru dan seharusnya masih asing dengan ku namun kita telah melewati malam , pagi , dan siang bersama.

Aku tahu dan aku menyadari akan sebuah hal, bahwa aku tidak akan berdiri teguh seperti saat ini atau pun seperti ini dan sekarang ini tanpa dia yang asing itu datang setelah dia yang lalu pergi meninggalkan aku. Aku yang masih terpuruk karena semua impian ku sirna begitu saja menjadi lelah untuk berjalan, menjadi malas untuk bangkit, dan menjadi enggan untuk melakukan segala hal. Namun aku sadar karena dia, aku tidak seharus nya melakukan semua itu karena aku memiliki masa depan yang harus aku ciptakan sejak sekarang ini dengan baik.

Genggaman tangannya yang kuat, tangannya yang kokoh, tubuh serta kakinya yang sepertinya terlihat kecil namun begitu kuat sehingga mampu menopang ku untuk membawa ku pergi dari dunia nyaman ku. Waktu yang berlalu begitu saja pada masa-masa di mana aku seharusnya meratapi kesedihanku menjadi berbeda karena dia yang datang.

Kini meski belum ku temukan cita-cita ku yang pasti, impian ku yang belum terbesit satu pun dalam benak ku, atau pun kata keinginan yang terlontar dari sela-sela bibirku. Aku tahu aku masih memiliki  harapan dengan dunia serta bidang ku saat ini. Masa satu tahun yang lalu biarlah berlalu sudah dengan semua kenangan yang ada. Meski satu tahun, semua penuh pelajaran yang hingga kini masih dapat untuk aku pelajari. Aku yakin dan percaya kalau Tuhan akan selalu bersama ku,serta dia yang masih baru.

0 Response to "Campuran Rasa Dan Hati"

Post a Comment

Harap Komentar Dengan Sopan dan Tidak Mengandung SARA atau SPAM
Untuk pasang Iklan contact stefanikristina@gmail.com