5 Pertanyaan Puisi Mata Air





Berikut adalah contoh soal yang dapat menjadi bahan referensi para siswa.. Jawaban yang tertera dalam postingan ini hendaknya tidak di copypaste begitu saja, tapi dipahami dan dimengerti juga agar tidak terjadi kesalahan atau hal-hal yang tidak diinginkan. 

kunci jawaban soal bahasa indonesia kelas 10 kunci mata air
sumber: google


Tes tulis untuk menguji pemahaman siswa dapat dilakukan dengan tes uraian maupun pilihan ganda. Sebaiknya dalam melaksanakan ulangan harian guru memilih soal uraian karena soal uraian dapat lebih mengukur kemampuan siswa secara lebih dalam. Pertanyaan yang diajukan hendaknya mengacu pada indiktor pembelajaran.

Contoh Soal

Bacalah puisi berikut ini, kemudian kerjakan tugas-tugas di bawahnya.

Mata Air
Karya: Joko Pinurbo
Di musim kemarau semua sumber air di desa itu mengering.
Perempuan-perempuan legam berbondong-bondong menggendong gentong
menuju sebuah sendang di bawah pohon beringin di celah bebukitan. Tawa
mereka yang renyah menggema nyaring di dinding-dinding tebing, pecah di
padang-padang gersang.
Setelah berjalan lima kilometer jauhnya, mereka pun sampai di mata air yang
tak pernah mati itu. Mereka ramai-ramai menuai air membuncah-buncah,
menuai airmata yang mereka tanam di ladang-ladang karang.
Bulan sering turun ke sendang itu, menemani gadis kecil yang suka mandi
sendirian di situ. Langit sangat bahagia tapi belum ingin meneteskan airmata.
Nanti, jika musim hujan tiba, langit akan memandikan gadis kecil itu dengan
airmatanya. (2002)
Sumber: http://www.jendelasastra.com/dapur-sastra/belajar-menulis/kumpulan-puisi-karya-joko-pinurbo-2002

Pertanyaan:

1. Apa tema puisi di atas?

Jawaban : Tema Puisi diatas adalah tentang Bencana Kekeringan

2. Bagaimana suasana dalam puisi di atas?

Jawaban : Suasana puisi diatas menggambarkan kesedihan dan keprihatinan

3. Apa makna yang hendak disampaikan penyair dalam puisi di atas?

Jawaban : Makna yang hendak disampaikan penyair dalam puisi diatas adalah tentang kekeringan yang mana menyebabkan penderitaan untuk rakyat miskin.

4. Temukan dua kata konkret dalam puisi di atas. Jelaskan maknanya!

Jawaban : 2 Konkret pada puisi diatas :
1. Air mata bermakna kesedihan dan
2. Ladang karang : bermakna ladang yang tak bisa ditanami.

5. Perhatikan larik ‘menuai airmata yang mereka tanam di ladang-ladang karang”. Pada larik itu, ada pengulangan bunyi konsonan ‘m’ dan ‘ng’. Pengulangan seperti itu termasuk dalam rima apa?

Jawaban : Pengulangan seperti pada soal adalah termasuk rima persamaan bunyi vokal pada larik puisi tersebut yang disebut aliterasi.

Baiklah sekian dahulu postinga kali ini, mudah-mudahan bermanfaat. Jangan lupa untuk tinggalkan komentar Anda yaa ^^ Terima kasih telah menyempatkan untuk berkunjung.. Mohon untuk dibaca kembali dan dipahami dengan baik dan benar puisi diatas agar dapat mengerti dan memahami makna yang ada di dalam puisi tersebut.

Akhir kata apabila ada yang dapat saya bantu bisa hubungi via email di stefanikristina.@gmail.com atau tinggalkan komentar Anda. Mohon untuk tidak copypaste ke blog pribadi lain tanpa seizin penulis.