Renungan Harian Kristen 2

Hari ke-2
MAHKOTA CITAAN ALLAH
Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah



Bacaan Alkitab: Kejadian 1:3-26Berfirmanlah Allah :”Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa kita supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan dilaut dan burung-burung diudara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas binatang melata yang merayap dibumi” (Kejadian 1:26)
Teman-teman, mau tau, nggak, sih,  bagaimana Tuhan menciptakan dunia? Meskipun ada banyak dongeng yang menceritakan hal ini, kita belajar dari sumber yang sesungguhnya. Dari mana? Alkitab, dong…:)

Alkitab menceritakan pada mulanya segalanya gelap, kosong, dan belum berbentuk. Kemudian kehampaan yang gelap itu sirna ketika Allah berfirman:”Jadilah terang!” Itulah hari pertama ketika Allah menciptakan dunia. Pada hari kedua Allah menciptakan langit, pada hari ketiga Dia menciptakan lut dan tumbuhan, pada hari keempat Dia menghiasi air  dengan matahari, bulan, dan bintang-bintang, Pada hari kelima Dia menghiasi laut dengan ikan-ikan dan pada hari keenam Dia menciptakan binatang-binatang darat.

Allah melihat semua itu sangat baik. Namun, Dia tetap berpikir untuk menciptakan sesuatu yang menciptakan yang istimewa. Maka berundinglah allah Tritunggal sehingga kemudian terciptalah…(menarik nafas dalam-dalam)…MANUSIA, mahkota ciptaan Allah, makhluk yang digambar menurut gambar dan rupa Allah.

Berbeda dengan ciptaan-ciptaan lainnya sebelumnya, Allah membentuk manusia tagan-Nya sendiri serta meniupkan nafas-Nya sendiri kedalam hidung manusia, sehingga manusia menjadi makhluk yang hidup. Itu sebabnya setelah manusia diciptakan, Allah berkomentar:”Sungguh amat baik”.

Manusia adlah ciptaan Allah yang istimewa. Karena merupakan gambar dan rupa Allah, manusia mirip Allah. Misalnya begini: Tony adalah anak Pak Anwar, itu sebabnya ia mirip Pak Awar. Kemiripan manusia dengan Allah, membuat manusia memiliki apa yang tidak dimiliki oleh ciptaan Tuhan yang lain seperti hewan, tumbuhan, bahkan matahari, bulan dan bintang-bintang.

Nah, sebagai gambar dan rupa Allah, hanya manisalah yang dapat melakukan apa yang diperintahkan-Nya dalam Alkitab, dan saling mengasihi seperti Dia sendiri, karena manusia mempunyai banyak sifat yang mirip Allah.

Tetapi, walau bagaimanapun manusia tidak boleh sombong. Dia hanya dibuat dari debu tanah, jadi apa yang bisa dibanggakan oleh manusia? Terlalu banyak bahan dialam ini yang lebih mahal dan indah dari pada debu tanah, misalnya emas, tembaga, berlian, dan lain-lain, tetapi Allah menjadikan manusia dari debu tanah.

Tidak ada anak yang sedemikian berkuasa sehingga kita harus takut menegurnya saat dia berbuat salah dan tidak ada anak yang sedemikian pandai sehingga selalu mendapat nilai sempurna disekolah. Sebaliknya,tidak ada pula anak yang sedemikian elek sampai boleh diejek. Semua manusia dengan kelebihan dan kekurangannyatelah diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.

Manusia yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah itu sebenarnya adalah wakil Allah. Sebagai contoh, saat guru mempunyai urusan diluar ruangan kelas, biasanya guru menunjuk seorang murid sebagai wakilnya. Meskipun murid tersebut tidak sepandai dan sehebat gurunya, karena murid itu menjadi wakil guru maka dia harus bertanggung jawab dan bertindak seperti gurunya.

Zaman dahulu, setelah menaklukkan suatu kota, raja meletakkan patungnya digapura kota tersebut. Artinya, meskipun tidak hadir secara fisik, kehadiran sang raja diwakili oleh patung  tersebut.

Allah pun begitu, Karena tidak hadir secara fisik, Dia menunjuk manusia sebagai wakil-Nya didunia ini. Jadi apakah manusia boleh hidup sembarangan? Tentu saja tidak, karena bila kita hidup sembarangan, kita tidak bisa mewakili diri Allah. Karena Allah mahakasih, maka manusia harus saling mengasihi. Karena Allah mahasuci, manusia juga harus hidup suci. Allah tidak pernah membenci (kecuali dosa), itu sebabnya manusia juga tidak boleh membenci sesamanya.

Manusia harus memuliakan dan menikmati Allah yang diwakilinya. Mengapa? Karena manusia adalah gambar dan rupa Allah sendiri. Maukah kita menjadi mahkota ciptaan Allah yang membuat Dia bangga memilih kita sebagai wakil-nya?

Hal yang perlu dipelajari:

1. Dapatkah kamu menceritakan apa yang diciptakan Allah  pada hari pertama, ketiga, keempat, sampai keenam?

Jawab: Hari pertama adalah terang, hari kedua adalah cakrawala, hari ketiga adalah laut, darat, dan tumbuh-tumbuhan, hari keempat adalah matahari, bulan, bintang, hari kelima adalah ikan-ikan dan binatang udara, hari keenam adalah binatang darat dan manusia.

2. Pada hari yang keberapa Allah menciptakan manusia?

Jawab: Hari ke 6. (enam)
3. Apa yang Allah katakan setelah menciptakan manusia?

Jawab: “Sungguh amat baik”

4. Apakah perbedaan manusia dari ciptaan-ciptaan yang lain?

Jawab: Manusia merupakan gambar dan rupa Allah, jika ciptaan yang lain tidak.

5. Apa tujuan Allah menciptakan manusia?

Jawab: Karena manusia dapat melakukan apa yang diperintah-Nya

Saya ditetapkan Tuhan untuk menjadi wakil-nya di dunia ini

Hal yang perlu didoakan:Penjahat, pencuri, koruptor, teroris, mereka yang mengabaikan statusnya sebagai gambar dan rupa Allah. Doakan agar Tuhan membawa mereka mengenal siapa diri-Nya dan mampu mencerminkan cintah kasih dan keangungan-Nya dalam hidup mereka.

Nah teman, teman, sekian dahulu yaa renungan pada hari ini. Tetaplah setia melayani Tuhan dan berpegang teguh pada-Nya. Terima kasih untuk kakak Sherly yang sudah membantu dalam pembuatan renungan harian kristen ini..

Ingin kontak dengan penulis? hubungi via instagram yaa.. @krist_sherly. Namanya Sherly Kristianti. Sungguh semangat untuk membuat postingan ini. Hampir setiap hari kakak Sherly bertanya pada saya, apa sudah di upload? Apa ada repons? wkwk. Buat yang sudah baca jangan lupa meninggalkan komentar yaaa..