Sorry..

Termenung ku membisu.. Tak ku tahu apa yang harus aku lakukan. Berdiri serasa tak mampu. Ingin rasanya aku menggapai langit, namun seketika aku terhempaskan dalam dunia nyata. Ini bukan mimpi, ini adalah realita. 



Malam berganti pagi, mata ini tak dapat terpejamkan. Pikiranku melayang kemana-mana, ketakutanku mengerayap. Jantungku berdetak kencang tidak seperti biasanya. Ada apa dengan diriku?

Serasa sepi bagai tak ada orang, padahal di sekitarku terdapat banyak orang yang menyayangiku. Rasa ingin coba-coba yang begitu kuat membuatku ingin jatuh semakin dalam. Apa ini cinta? Bukan, bukan. Ini bukan cinta. Ini adalah..

Aku tidak tahu namanya. Aku hanya berjalan sesuai instingku. Aku kecewa namun aku tak bisa mengatakannya. Aku ingin lari namun aku tak bisa. Tidak aku tidak lari. Aku disini berfikir. 

Dia adalah pasangan hidupmu. Kamu sudah menemukan orang yang tepat. Dan aku bukan lah siapa-siapa. Aku ini hanyalah orang yang tak tahu diri datang ke dalam kehidupanmu. Aku benar-benar tidka tahu diri menempatkan posisiku pada akhh.. sudahlah.. 

Siang ini.. Yah siang ini. Aku mengambil keputusan yang cukup berat buatku. Bagimu mungkin ini bukanlah apa-apa. Bagimu aku ini yahh hanya orang yang lalu saja. Tapi ketahuilah. Aku ini .. aku.. Ku harap kamu mengerti..

Kini kembalilah pada pasangan hidupmu. Thanks kamu telah mengajarkan ku banyak hal. Membuatku menemukan diriku yang sebenarnya. Memberikan aku tempat untuk belajar bagaimana menjadi diriku yang sebenarnya. Thanks kamu pernah datang dan membuat aku percaya bahwa ini adalah diriku yang sebenarnya. Ini adalah hidupku. Dan kemana aku harus melangkah. Thanks telah mengajarkan ku untuk menjadi berani dan kini.. Aku bahagia apabila kamu bahagia bersama pasangan hidupmu.

Sorry, kata ini tak akan pernah aku lupakan. Kecil tapi bermakna. Sorry. Kau yang mengajarkan ku bagaimana menempatkannya dan menggunakannya. Terima kasih untuk semuanya. Sorry.