Pembahasan Soal Sejarah Indonesia Halaman 101 Kelas X Semester 2

Selamat siang para pembaca setia blog @nifafani Siang ini saya akan share untuk pembahasan soal sejarah Indonesia halaman 101. Tidak ada acara khusus hari ini. Jadwal sedang kosong dan saya sedang berada dirumah. Sehingga saya memanfaatkan waktu saya untuk berbagi hal ini dengan Anda.

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih untuk setiap pembaca blog @nifafani yang sudah membantu dalam kelancaran setiap postingan di blog ini. Terima kasih juga masih setia mengunjungi blog yang sederhana ini.

Baik mari langsung saja kita bahas bersama..

find me on instagram @nifafani


1. Jelaskan bagaimana wayang dapat digunakan dalam proses Islamisasi di Pulau Jawa!

Jawaban : Berkembangnya karya sastra terutama yang bersumber dari Mahabarata dan Ramayana, melahirkan seni pertunjukan wayang kulit (wayang purwa).Di Indonesia, Islam menghasilkan kesenian bernafas Islam yang bertujuan untuk menyebarkan ajaran Islam.Wayang, termasuk wayang kulit. Pertunjukan wayang sudah berkembang sejak zaman Hindu, akan tetapi, pada zaman Islam terus dikembangkan.

2. Diskusikan bagaimana proses akulturasi antara budaya lama dengan budaya Islam dapat berlangsung secara damai dan saling melengkapi? Uraikan jawaban kamu dan presentasikan!

Jawaban : Proses akulturasi antar budaya lama dengan budaya Islam dapat berlangsung secara damai karena Isam tidak merubah namun Islam memperkaya budaya sebagai contoh kesenian wayang, Islam menyebarkan agamanya melalui budaya yang ada di masyarakat dengan tidak mengganti tata cara namun menambahkan isi cerita atau mengembangkan tradisi tersebut seperti kemudian adanya pertunjukan wayang golek.

3. Coba kamu lakukan penelitian sederhana dengan melakukan wawancara atau pengamatan di lingkungan kamu tinggal atau sekitar sekolah, tuliskan hasil-hasil budaya yang berhubungan dengan akulturasi budaya Islam (tulisan antara 3 – 5 halaman)!

Jawaban :  Berkembangnya kebudayaan Islam di Kepulauan Indonesia telah menambah khasanah budaya nasional Indonesia, serta ikut memberikan dan menentukan corak kebudayaan bangsa Indonesia. Akan tetapi karena kebudayaan yang berkembang di Indonesia sudah begitu kuat di lingkungan masyarakat maka berkembangnya kebudayaan Islam tidak menggantikan atau memusnahkan kebudayaan yang sudah ada. Dengan demikian terjadi akulturasi antara kebudayaan Islam dengan kebudayaan yang sudah ada.

Hasil proses akulturasi antara kebudayaan praIslam dengan ketika Islam masuk tidak hanya berbentuk fisik kebendaan seperti seni bangunan, seni ukir atau pahat, dan karya sastra tetapi juga menyangkut pola hidup dan kebudayaan non fisik lainnya.

Seni dan arsitektur bangunan Islam di Indonesia sangat unik, menarik dan akulturatif. Seni bangunan yang menonjol di zaman perkembangan Islam ini terutama masjid, menara serta makam.

Di tempat tinggal saya ada banyak masjid-masjid dengan berbagai corak dan kebudayaan sesuai dengan khas daerah masing-masing misal yang lain ada juga Masjid untuk orang China dan di kawasan komplek perumahan chinese.

Selain itu juga terdapat makam-makan islam yang bercorakkaan islami.

Seni Ukir
Pada masa perkembangan Islam di zaman madya, berkembang ajaran bahwa seni ukir, patung, dan melukis makhluk hidup, apalagi manusia secara nyata, tidak diperbolehkan. Para seniman tidak ragu-ragu mengembangkan seni hias dan seni ukir dengan motif daun-daunan dan bunga-bungaan seperti yang telah dikembangkan sebelumnya. Kemudian juga ditambah seni hias dengan huruf Arab (kaligrafi)

Didaerah saya banyak penjual kaligrafi baik di jalan-jalan atau bahkan hingga memasuki mall-mall yang besar. Kaligrafi dengan ukiran tulisan Arab sudah tidak asing lagi bagi masyarakat bahkan dapat di jangkau oleh semua kalangan.

Aksara dan Seni Sastra
Tersebarnya Islam di Indonesia membawa pengaruh dalam bidang aksara atau tulisan. Abjad atau huruf-huruf Arab sebagai abjad yang digunakan untuk menulis bahasa Arab mulai digunakan di Indonesia. Bahkan huruf Arab digunakan di bidang seni ukir.

Ada banyak budaya yang di tinggalkan atau tercipta karena akulturasi antar budaya sebelum masuknya Islam dan sesudah masuknya Islam ke Indonesia. Contoh lain yaitu adanya wayang yang menceritakan tentang kisah Islami dan juga wayang golek.

Sekian dahulu postingan dari saya kali ini. Mohon maaf bila ada salah kata maupun ketikan saya yang salah. Terima kasih telah berkunjung ke nifafani's blog.