Cerita Dari Teman

Sahabat pena - Sampai hari ini saya masih senang bersahabat pena. Bersahabat pena sama halnya kita menambah dan menjalin hubungan dengan orang baru sehingga kita bisa menjadi dekat dan memiliki banyak teman.

Tujuan saya bersahabat pena pada awalnya untuk menambah teman dan share atau berbagi. Dahulu saya seringkali merasa sendiri dan tak memiliki teman. Lalu saya membuat sebuah posting yang kemudian saya share untuk bersapen.

Puju syukur saya mendapatkan beberapa sapen yang baik. Salah satunya sapen di luar negeri ini, di Belanda. Saya senang mendapatkan email dan setiap ceritanya, Setiap cerita dan emailnya menggambarkan jelas bagaimana situasi dan kondisi setiap masyarakat disana yang biasanya kita fikirkan secara negatif.



Ia bilang, masyrakat Eropa umumnya bukan pelit, memang mereka perhitungan, dikarenakan apa sih? Karena mereka bekerja dengan susah payah dan kebutuhan hidup di sana harganya jauh lebih mahal dibandingkan kita yang berada di Indonesia. Sehingga mereka begitu menghargai akan apa yang selama ini mereka miliki.

Banyak hal yang ia ceritakan tentang negeri Belanda. Sayang saya kurang memiliki waktu untuk menyempatkan diri membalas emailnya. Email kekasih saya saja belum saya balas juga bagaimana email dia :').

Hmmm.. beberapa teman mungkin masih takut untuk bersahabat pena seperti halnya Anda. Namun dari setiap pengalaman saya, bagaimana pun buruknya sosial media kini, asalkan pikiran Anda tidak negatif maka Anda tidak akan pernah mendapatkan hal yang buruk. Orang baik akan bertemu orang yang baik. Ini kata salah seorang guru saya kepada saya. Selama Anda tidak pernah berfikir negatif toh juga Anda nantinya akan bertemu dengan orang yang baik. Sejahat-jahatnya manusia, masih ada kok yang baik. Inilah pelajaran yang selalu saya tekankan dalam kehidupan sehari-hari saya.

Yang menjadi pertanyaan saat ini, masih kah Anda menerima begitu saja setiap statment masyarakat mengenai kejahatan di dunia maya? bukankah tidak semua orang jahat? Diantara orang jahat masih ada kok orang yang baik. Diantara orang baik pun juga  ada orang yang jahat. Nah, bagi Anda yang ingin bersahabat pena atau menjalin suatu hubungan dengan orang lain, silahkan.. Asal masih diambang wajar dan Anda tahu sopan santun serta tata cara yang baik selama bersosial media hal ini bagi saya tidaklah menjadi masalah.