Indahnya Keberagaman Bila Kita Dapat Menghargainya

Yuhuhuhu..huhuuuu..~

Tiada saat yang terlebih indah, saat aku berdiam di Bait Mu
Kuasa rok Kudus, lembut menjamahku..
Ubah hatiku pulihkanku..

Aku percaya dengan sepenuhnya
Jadikanlah diriku untuk mengerti
Dan aku serahkan seturut kehendakMu
Seturut dengan rencanamu..

Aku di hatimu. Allah dan rajaku
Ampuni dan sucikan aku..
Aku di hatimu.. Engkaulah damaiku..
Nyatakan kuasaMu dalam kehidupanku..

Hari ini adalah tanggal dua di awal bulan September ini yang jatuh pada hari rabu. Hmm.. Seperti biasa, jadwal pelajaran hari ini adalah Olahraga, Agama Islam, dan kemudian Multimedia Interaktif.. jujur, hari ini adalah hari yang paling saya senangi karena  hanya satu mata pelajaran saja yang harus saya bawa selama satu hari full ini hehe :)

Disaat pelajaran agama Islam, guru saya bertanya.. Ia bertanya mengenai iman dan sorga.. " Apakah kamu menganggap kami ( guru saya dan teman-teman saya ) yang berbeda agama dengan saya, di kemudian hari tidak akan masuk Sorga?

Awalnya saya kaget dan yah terkejut mengapa saya di beri kan pertanyaan seperti ini? Bukankah saya ini bukan seorang Tuhan? Namun kamudian saya berusaha untuk berfikir positif dan saya pun menjawab sesuai dengan apa yang saya pahami.

Saya bukanlah seorang Tuhan, namun bagi saya.. Sorga muapun neraka bukan dari agama apakah yang kita peluk. Namun bagaimana dalam kehidupan kita sehari-hari. Bilamana kita memeluk suatu agama dan kemudian kita berbuat hal yang tidak - tidak seperti yang bertentangan dengan agama yang kita anut, bukankah kita telah jatuh kedalam dosa? Dan bila kita telah jatuh, apakah yang akan kita lakukan? Dapatkah kita masuk Sorga?

Jawaban saya tidak tahu. Namun bagi saya semua kembali pada iman kita. Selama kita masih mengaku percaya bahwa kita memiliki Tuhan dan setiap ajarannya. kita sudah termasuk dalam orang yang beriman. Namun untuk masuk Sorga maupun tidak, belum pernah saya ketahui baik melalui mulut ke mulut..

Jujur, ada banyak hal yang ingin saya ceritakan pada malam hari ini pada seseorang.. Sayang, mungkin memang saya sudah terlalu membosankan sehingga membuat orang lain menjadi jenuh. Hingga untuk mendengar suara saya pun membuatnya mungkin risih.

Allah sumber kuatku..
Allah sumber kuatku dan bagianku..
Selama-lamanya..
Hanya Kau milikku di Sorga, tiada yang ku ingini di bumi, hanya Kau..
Tak kuandalkan kekuatanku..
Namun yang pasti, kan tetap selamanya..

Malam ini, dalam keadaan apapun .. Saya tetap berusaha untuk menenangkan perasaan yang saya miliki serta berusaha untuk bersabar. Saya tetap yakin semua akan baik-baik saja.. Ada Ia yang selalu dapat kita andalkan dan membuat kita bahagia..

Terkadang saya berikir.. Manakah yang lebih bagus.. (?) Apakah saya harus berdiam diri? atau kah saya harus memulai sebuah percakapan basa dan basi saja atau.. mungkin saya harus berdiam diri saja yah yang bagus?

Allah yang setia..
Yang tak pernah meninggalkan perbuatan tanganMu..
Allah yang mulia...
Sempurnakan sgenap hidupku..
Agar indah bagiMu..

Ketika perasaan saya sedang kacau, maka saya akan dengarkan musik.. Beberapa liriknya saya beri cetakan miring.. Sayang, apakah ia tahu? Tapi.. terkadang saya telah terlambat untuk memperbaiki suasana.. Suasana telah menjadi  buruk, baru kita kembali baik dan besok menjadi terulang kali. Huftt.. Susah juga rupanya.;

Dari pulau pulau , lembah lembah.. Gunung-Gunung yang tinggi...
Allah ku dahsyat, berkuasa.. Seluruh bumi bersujud menyembah tinggikan namaMu ^^

Hari ini, ada seorang teman bertanya mengenai mengapa kita di ciptakan bila nantinya kita semua akan mati dan binasa karena adanya pengakhiran zaman.. atau Kiamat.. Jujur saya sendiri seringkali bertanya mengenai hal ini. Namun pernah suatu kali saya mendapatkan jawaban bahwa bila ada yang tidak boleh kita ketahui karena hal tersebut telah menjadi hukum Allah dan alam..

Saudaraku, para pembaca sekalian..
Sudahkan kalian menjadi pembaca yang baik dan mengamalkan perbuatan yang baik pula?

Terkadang saya berfikir, menghadapi manusia itu jauh lebih sulit dan lebih menakutkan dibanding dengan bila saya melihat kecoa atau kucing..

Sebenarnya perasaan takut itu juga karena dari adanya iman. Bila kita kurang beriman bisa jadi kita mudah goyah.. Sehingga beberapa pertanyaan maupun masukan dapat membuat kita bergoyang begitu saja.


Indahnya Keberagaman Bila Kita Dapat menghargai sesama kita.