Pengertian Seni Teater

Tugas Seni Budaya

Pengertian Seni Teater :

( Halaman 91 Buku paket seni budaya kelas XI Semester 1 )

Kata ‘ Teater’ berasal dari kata yunani kuno yaitu theatron yang dalam bahasa inggris sering di sebut dengan seeing place atau yang dalam bahasa Indonesia artinya “tempat untuk menonton” Namun pada perkembangan selanjutnya kata teater dipakai untuk menyebut nama aliran dalam teater seperti teater klasik , teater romantic , teater ekspesionis, teater realis , teater absurd , dan seterusnya. Kata teater juga dipakai untuk nama kelompok seperti Bengkel teater , teater mandiri , teater koma , teater tanah air , dan lain-lain. Pada akhirnya pun berbagai pertunjukan drama , tari , musical disebut sebagai teater. Pada dasarnya pengertian teater sangatlah luas.

Teater Tradisional Asia

( Halaman 96 Buku Paket Seni Budaya Kelas XI Semester 1 )

Teater tradisional Asia banyak macam dan ragamnya. Setiap Negara pun mempunyai teater tradisionalnya masing-masing . Berikut akan di perkenalkan tiga macam ragam teater tradisional yang banyak itu : ).

Teater Tradisional Jepang

Kabuki adalah salah satu bentuk dari teater Jepang.Seperti teater china , tata rias dan tata busana kabuki juga sangatlah rumit. Bentuk tontonannya campuran dari music ,tarian dan nyanyian. Kabuki berasal dari 3 suku kata , yaitu Ka yang artinya Menyanyi ,Bu yang artinya menari dan Ki yang artinya keterampilan. Sering kali kabuki diartikan sebagai seni menyanyi dan menari. Kabuki sendiri digunakan sebagai teater tradisional yang telah diturunkan dari generasi ke generasi oleh masyarakat pendukungnya.

Dilihat dari sejarahnya , kabuki tidak banyak mengalami perubahan . Berbeda dengan teater barat dimana sang pelaku dan penonton dibatasi oleh lengkung proscenium . Sedangkan dalam kabuki tontonan kabuki pelaku dan penonton tidak berjarak . Panggung Kabuki menjorok kea rah penonton .
Teater Tradisional China

Opera peking adalah salah satu teater tradisional yang berasal dari china. Yang menggabungkan music , tarian , nyanyian , pantomime, dan acrobat. Tontonan ini muncul pada akhir abad ke 18 dan mulai popular pada pertengahan abad ke 19 . Tata rias serta tata busana pada teater ini penuh warna dan sangat rumit. Gerakan-gerakan pelakunya pun cenderung lebih simbolik dan sugestif.

Lakon dalam opera peking ini berasal dari sejarah China , legenda , cerita rakyat , serta cerita-cerita yang diyakini oleh masyarakat sekitar.


Dalam perjalanannya opera peking terus mengalami perubahan sehingga pada betuknya yang sekarang . Opera peking pun juga merupakan perpaduan dari banyaknya bentuk kesenian di China. Sebagaimana teater yang ada di Indonesia, opera peking awalnya hanya dimainkan oleh laki-laki namun pada tahun 1894 di Shanghai perempuan baru diperkenankan memainkannya juga. Teater opera peking ini berkembang di Taiwan.

Teater Tradisional India

( buku paket seni budaya kelas XI halaman 97 )

Jika di zaman Yunani Kuno dahulu Aristototeles pada tahun 384 SM hingga 322 SM menulis Poetic ( risalah yang mengulas tentang puisi , tragedy , komedi , dan lain-lain. Maka di India pada 1500 SM hingga 1000 SM ada tokoh yang setara dengan Bharata Muni yang menulis Natya Shastra , risalah yang ditujukan kepada penulis naskah , sutradara , dan actor, risalah tersebut melukiskan tentang acting , tari , music, struktur dramatic , arsitektur , tata busana , tata rias , property ,manajemen produksi , dan lain-lain.

Pada mulanya teater tradisional di India ini bermula dari bentuk narasi yang diekspresikan dalam nyanyian dan tarian. Sehingga pada perkembangannya dalam nyanyian dan tarian yang merupakan suatu kesatuan yang saling melengkapi. Sementara alur cerita dan struktur lakon mengikuti alur serta struktur dari Mahabarata dan Ramayana dengan tema cinta dan kepahlawanan.