Cerpen Sang Guru

Cerpen Sang Guru 
By : Kelompok 3

Apriana Pramadita (02)
Dwita Priyanti (08)
Febi Anggraeni (12)
Stefani Kristina Putri (33)
Surti Afiana (34)
Triana Putri W (37)


Sang Guru

Pada hari jum'at , pelajaran berlangsung seperti biasa. Tetapi siswa-siswi kelas XI MM 1 tidak terlalu bersemangat karena hari ini mereka diajari oleh guru killer.
" hari ini pelajaran apa? " Tanya Ariana. Ariana adalah salah satu sisei kelas XI MM 1 yang tidak terlalu pandai namun ia malas dan selalu meremehkan tugas-tugas dari guru. " hari ini ham pertama matematika , jam ke dua bahasa inggris ," jawab Lila teman sebangku Ariana.

" wah, guru yang 'killer' itu ya?"
"Iya, PR mu sudah selesai ?" 
" PR? Wah aku lupa !"
" hayooo lhooo.. "
" Gimana dong?"
" Yaa ... Ayo cepet kerjakan ! "
" Lihat tugas mu dong lil ?!" Kata Ariana meminta
" Enak aja! Kerjain sendiri!"
" huhhhhh..."


Ariana berlalu dan memulai bertanya pada semua teman di kelasnya agar di beri contekan. 
" Ahhhhh... Akhirnya selesai juga.. " seru Ariana

Akhirnya guru yang di tunggu - tunggu oleh para siswa masuk kelas. Sang guru memulai pelajaran dengan menegangkan. kemudian guru pun mulai menanyakan tugas / PR yang di beri beberapa hari yang lalu. Semua siswa disuruh mengumpulkan tugasnya itu. Setelah semua buku terkumpul, guru itu pun membahas tugas itu dan menyuruh siswa maju satu persatu. Tepat giliran Ariana , Ariana tidak bisa menjawab pertanyaan gurunya. Dengan heran gurunya bertanya , " dari mana kamu bisa mengumpulkan tugas mu kalau di beri pertanyaan begini saja tidak bisa?"

Dengan perasaan takut Ariana menjawab kalau dia menyontek temannya.

" siapa yang memberi kamu contekan?" Tanya guru yang dianggap killer itu kepada Ariana.
Dengan semakin gugup, Ariana pun menjawab " Itu bu...." (Terbata-bata) " Saya... saya... Saya... Menyontek Icha bu.. " lalu dengan nada sedikit marah, sang guru pun menegur icha yang tengah duduk dengan wajah gugup " mana icha ??" Tanya sang guru 
Icha pun menjawab " Saya bu.. " 
" kenapa kamu memberikan contekan kepada temanmu? "
" Maaf bu saya kasihan.. "


Lalu sang guru yang dianggap killer oleh para siswa pun menjelaskan bahwa menyontek dan memberi contekan itu tidak baik. Akhirnya , bu guru pun menjelaskan sampai Ariana bisa dan Ariana menjadi pandai dan tidak lagi meremehkan tugas-tugas dari guru.

Ternyata guru yang di sangka tersebut mempunyai hati yang mulia.

By :XI MM 1 Kelompok 3
@SMKN 10 Surabaya , Jawa Timur
2013/2014