Bye :)

Disini aku berpijak . Disini aku menentukan. Disini aku memandang . Disini aku melangkah . Disini aku belajar . Disini aku bertindak. Disini aku berfikir . Disini aku membuat . Disini aku diam . Disini aku bicara. Disini dan disini . Aku yang sedang berpijak pada kedua kaki ku , aku yang menentukan segala keputusan yang aku ambil , aku yang melangkah kan kaki ku , aku juga yang belajar dari setiap langkah yang aku tentukan, aku juga disini berfikir , aku juga yang membuat keputusan itu . Aku yang selalu diam tanpa arti , namun akhirnya aku juga yang akan berbicara membuat banyak arti. Disini , dan disini.

Terdapat banyak jalan didunia ini. Terdapat banyak liku pula yang ada didunia ini. Tidak hanya jalan dan liku saja yang banyak hingga tak dapat kita hitung , namun sebuah arti dan makna yang seringkali tidak dapat kita hitung , terlalu banyak di duani ini . Apa yang ada kemarin , saat ini , atau bahkan nantinya , semua akan sama dan akan terus berputar karena pada dasar nya hidup ini adalah sebuah panggung sandiwara yang memiliki banyak kejadian yang akan selalu berputar pada porosnya sesuai dengan waktu dan tanggal yang telah ditentukan.

Angin yang berhembus membuat udara yang dingin dan sejuk merasuki dalam kulit yang paling dalam hingga membuat semua rasa pada tubuh ini merinding karena panas yang tergantikan oleh angin yang dingin. Angin yang baik akan berhembus dengan lembut dan  akan terus memegang janji yang telah ia sampaikan hingga pada akhirnya nanti angin itu akan pergi untuk dinikmati oleh orang lain. Dinikmati oleh orang lain ? Kata-kata ini membuat ku terpikir akan kamu seorang angin yang sebenarnya tak ingin aku jumpai lagi meski dalam dunia digital pun. Tak ingin aku menulis kamu kembali dan menyisipkannya dalam setiap lembar digital maupun nyata ku lagi. Namun sayang aku tidak bisa.

Hari ini sempat aku merasa terbang yang cukup tinggi karena sebuah fakta yang sebenarnya hanyalah angin lalu saja dari tangan kokoh beruang ku yang manis yang telah lama tak menghubungi ku kembali hanya untuk sekedar menanyakan kabar saja. Aku tahu aku kecewa dan aku memang merasakannya bagaimana senangnya aku hingga sampai aku tahu bahwa semua itu hanyalah sebuah kesalahan belaka. Aku tahu yang ada dihati mu hanyalah dia yang selalu ada dipikiran mu. Bukan aku dan memang tidak akan pernah ada aku dalam setiap mimpi mu nantinya.

Membuka diri pada orang lain bersama lembaran baru yang nantinya akan kuhiasi dengan tinta hitam dari setiap lembar digital ku nantinya :). Aku dan entah siapa orang itu yang akan menggantikan setiap orang yang pernah ada namun pergi atau aku yang meninggalkannya. Ya orang-orang itu . Orang-orang yang jauh namun dekat atau sebaliknya yang dekat namun jauh.

Aku memang hanyalah satu dari banyak orang yang turut menghiasi setiap lembar kehidupan dari angin yang pernah aku kenal di masa lalu yang seharusnya masih dapat aku sebut kan sebagai masa kini. Sayang , dia yang lalu aku putuskan untuk meninggalkannya dan menguburkannya dalam sebuah tempat yang rapi dalam hati ku. Aku hanya yakin dan percaya kita memang telah mempunyai jalan dan kehidupan masing-masing jadi aku dan dia hanya akan biasa saja.

Nggak akan meminta siapa pun untuk kembali. Karena aku sudah siap dengan dunia yang ada didepan sana :). Liburan telah dekat . Semesteran sudah didepan mata. Masa depan masih jauh namun akan terlihat cerah bila aku membangunnya dengan baik. Waktu menunggu aku untuk merubahnya dan tidak hanya berpangku tangan saja melainkan turut membantu menghiasi segala yang ada. terima kasih ku ucapkan pada beruang dan angin ku yang lalu. Kini aku air yang terus mengalir dengan segala kisahnya akan terus mengalir hingga nantinya aku menemukan tempat ku untuk berpijak pada suatu keteguhan tersendiri :). Bye.