Yang Diam Belum Tentu Selalu DIAM





' Put..'
' Ya Stell? '
' Kamu ga salah kirim pesan di grup? '
' Yang mana? '
( ku kirim pesan itu ke si Putra )
' Ohh itu.. Engga kok. Itu emang aku kirim di Grup '
' Buset, aseli aku kaget baca pesanmu Put. '
' kenapa? '
' Yah nggak kayak biasa aja '
' emang aku biasanya gimana? '
' Ahh pokoknya gitu deh ^^ '

--

yang diam belum tentu selalu diam
sumber: google


Ini adalah percakapan singkat via text antara Stella (aku) dan Putra. Kalian pernah juga nggak sih merasa tiba-tiba temen kalian jadi beda dan nggak seperti biasanya? 

Aku pernah, punya teman di perantauan yang awalnya aku pikir dia tipe orang pendiam gitu (diam-diam aktif). Orangnya biasa aja, cowok yang terutama. Aku pikir semua cowok dikelasku mah rata-rata begitu semua. Pendiam gitu nggak banyak omong, dan yang terutama dan utama aku paling kesel sama cowok yang ga teges. Nah, si Putra ini termasuk juga cowok yang aku masukin daftar (dalam listku sendiri) yaitu daftar cowok kelas pendiam.

Namun suatu hari aku dibuatnya kaget. GILAK. Nih cowok bisa teges juga. Bisa juga pegang prinsip. ' Kalau Ya ya Ya kalau ENGGA ya bilang aja ENGGA ' disitu aku mulai belajar, nggak seharusnya menilai orang dari awal, atau dari luarnya. Butuh waktu memang buat kita mengerti orang lain agar kita bisa memahami dia bagaimana dan mempelajari juga karakternya.

Sejak itu aku pikir nggak semua cowok dikelasku itu sama seperti yang aku pikirkan. Yang terutama mereka bisa tahu bagaimana menempatkan diri disaat yang tepat.

Masih tentang Putra. Aku pikir dia polos dan biasa aja gitu. Bahkan kesannya flat hambar dan aku pikir..... dia ga tertarik tentang kehidupan percintaan dan nggak bisa romantis atau jauh dari kata romantis. anw, meski aku bukan best friend nya atau bahkan cemewew (pacarnya) aku nilai sekilas kayaknya dia nggak flat dan bukan nggak berperasaan juga. Soalnya dia bisa ngerti sih dan kasih saran juga ke temennya bagusnya kasih kado ke ceweknya apaan.

Dari Putra akhirnya aku belajar, yang biasa DIAM belum tentu akan selalu DIAM. Bener lhooo ini dan aku rasain banget. Kira-kira ada yang setuju gak yah sama pendapatku? asal kalian tahu aja,, sebenernya orang  yang kelihatan diam itu bukan berarti mereka ga bisa tegas atau berpikir, tapi mereka itu memilih waktu dan kata-kata yang pas agar ga jadi salah maksud. 

Ketika orang yang diam itu sudah mulai bicara biasanya lebih didengar dari pada orang yang terlalu banyak bicara. 

Jadi kalau misal kalian punya teman yang pendiam juga, jangan disalahin yaa.. karena diam itu nggak salah. Sungguh diam itu nggak salah, asal nggak diam diam terus juga sih hehee. Asalkan juga diam sambil diam diam menilai, berpikir, dan menelaah.

Oke sekian dahulu postingan dariku kali ini. Yuk berbagi pengalaman dan cerita kalian via email di fangfang0298@gmail.com

Setiap cerita yang aku baca bakalan aku share tanpa mencantumkan identitas yang detail kok ^^. Atau kalian bisa juga tinggalkan komentar aja. Buat yang mau follow di instagram bisa juga di @stefanikristina

Sekian dahulu postingan kali ini..