Tired.

14 June 2015


Hahh.. Rupanaya aku belum benar - benar mengenalmu. Berkomunikasi jarak jauh memang susah. Sering terjadi kesalah pahaman. Huft.. Sudah lah , aku sendiri pun sudah lelah untuk memperpanjangkannya..

Disini aku masih menunggumu. Di samping itu aku mulai membiasakan diri. Hmmm.. 

Hal yang paling aku benci adalah ketika aku tahu bahwa kekasihku mendekati teman ku. Hanya itu. Berapa kali harus kah aku katakan bahwa jangan dekati dia ? Kenapa juga dia tak kunjung mengerti(?) Mungkin kah perkataan ku belum jelas juga ? Bukan lebih dari dua kali sudah ku katakan hal itu ?

Dalam hati ku , aku selalu ingin bersama orang yang aku sayangi.

Hari ini ada seorang teman ku bertanya apakah besok aku bisa membantu menemaninya?
Ku jawab ya , bisa. 
Dia pun bertanya kembali , dengan siapa besok aku ?
Ku jawab mungkin saja aku sendiri :') Dan dia pun bertanya , bagaimana dengan pacarmu ?
Aku jadi berfikir~ pacar ku ? pacarku ? pacarku ? 
Dia jauh disana, entah dimana ~~ Pacarku jauh entah bersama siapa dan sedang apa..


Aku tidak tahu mana yang lebih enak , mana yang lebih nyaman.. apakah dekat dengan pacar ? Atau mungkin jauh dengan pacar ?

entah lah ~~

Yang pasti malam ini sungguh rasanya aku lelah sekali. Aku lelah fisik , hati dan juga pikiran.
Harusnya tawaran malam minggu aku terima saja dari teman ku , buat apa aku menunggu orang yang entah pergi kemana pun aku tak tahu ..

Tapi..

Dia adalah kekasih ku :')

Tuhan , sampai kapan aku harus selalu merasa sendiri sedangkan aku memiliki dia meski jauh disana ? Mungkin kah di tahun yang akan datang nantinya akan jauh lebih mudah ?
Tuhan , kadang aku capek .. tahu kah dia ?
Tuhan , aku belum siap mengetahui bagaimana sifat aslinya.. aku takut.. terbakar akan cemburu.. 
Tuhan , ampunilah aku :') Berikan aku banyak sabar ya Tuhan :')

Amien..