Sinopsis Buku Harian Nayla 8 Tahun Kemudian Episode 5

Episode 5 - Penyakit Moses semakin parah. Kondisinya pun semakin menurun. Saat Moses ingin pergi ke toilet , ia seperti kakinya tidak bisa berjalan dan dia seperti tidak sedang dalam dirinya. Seketika itu juga Gaby kebetulan datang dan kemudian Moses yang tidak ingin membuat Gaby khawatir ia kemudian duduk dan meminta Gaby untuk pergi. Namun Gaby tidak ingin pergi dan merasa Moses mengusir Gaby dan akhirnya Moses pun mengaku bahwa benar kondisinya menurun. Gaby pun dengan tersenyum memberikan semangat dan dorongan untuk Moses. 

--

Hari ini Moses pulang dari rumah sakit. , mama Moses melihat Moses yang kembali tersenyum karena kehadiran Gaby. mama Moses begitu senang melihat Moses yang kemudian kembali tersenyum :) Mama Moses pun bersyukur karena adanya Gaby di dalam kehidupan Moses.

Moses mulai mengundurkan diri dari rumah sakit karena penyakit nya yang mulai menghalangi aktifitasnya. Moses mengambil cuti untuk beberapa saat. Jo mulai protes karena Moses yang tidak lagi ada di rumah sakit itu. Jo marah-marah dan membuat Moses bingung. Namun Moses memberikan perhatian bagi Jo :). 

Jo merasa bersalah pada Nayla - kakaknya , karena ia  telah menyukai Moses dan ingin memilikinya yang padahal jelas Moses adalah milik Nayla meski mereka telah dipisahkan oleh maut yang membawa Nayla terlebih dahulu berpulang ke rumah Bapa.



--

Lemari milik Jo tidak dapat dibuka , kemudian ia meminta tolong adiknya yang laki-laki untuk membantunya. Ketika pintu lemari bisa dibuka , maka kemudian muncul foto-foto Moses banyak sekali. Jo berkelit dari adiknya , namun adiknya mengamcam dan Jo pun mengaku dengan satu alasan , adiknya tidak akan memberi tahukan hal tersebut pada orang lain.

Setiap hari Moses menulis di buku harian Nayla. Setiap hari pun Moses merindukan Nayla..

Mama Moses ingin Moses berhubungan terus dengan Gaby , namun Moses mengatakan pada mamanya bahwa ayah Gaby tidak mungkin akan menyetujui anaknya berhubungan dengan Gaby.

Gaby tidak terasa terus memikirkan Moses sehingga ia sampai salah telah melukis foto Moses dan bukan pesanan orang.

Moses bercerita pada Nayla melalui buku hariannya. Moses berkata pada Nayla , ia tidak mungkin mencintai Gaby sebagai Gaby karena ia tidak memiliki cukup waktu. Bila pun ia bahagia pasti itu karena Gaby yang mirip dengan Nayla.

Moses datang ke rumah Nayla membawa pizza. Saat mereka makan malam bersama , tidak terasa ia telah mengalami mati rasa di tubuhnya , sampai-sampai tangan nya yang terluka pun tidak terasa.

Moses merasa , bila ia sedih maka semua orang pun akan sedih dna ia pun tidak ingin hal itu terjadi. Moses pun ingin memberikan lelucon di keluarga itu supaya suasana tidak jadi tegang . Namun rasanya tidak berhasil , semua hanya tertawa sedih, Moses pun perasakannya. Ibu Nayla mengundang Moses datang kembali ke rumahnya di sabtu depan.

Saat Moses hendak pamit pulang , Moses menerima telfon dari Gaby. mama Nayla bertanya pada Moses apakah ia melihat Gaby sebagai bayang-bayang dari Nayla ? Dan Moses pun meyakinkan kedua orang tua Nayla bahwa ia tidak mungkin akan memikirkan cewek lain , ada penyakitnya yang membuat ia terus memikirkan kehidupannya.

Saat Moses telah pulang , ibu Nayla berkata pada ayahnya bahwa ia kurang senang bila Moses dekat dengan Gaby. Alasannya .. Karena Gaby masih berhubungan satu keluarga dengan mereka , dan Moses adalah menantu mereka , jadi kurang enak. Lalu bagaimana dengan Jo adik kandung Nayla yang menyukai Moses ?