Pengertian Cerpen

Hai kembali lagi saya untuk mengisi kekosongan yang selama ini telah saya buat *eaaa* apa sih? Gatau deh nggak jelas.

Oke langsung saja kali ini saya akan memposting semua tentang cerpen *yaa engga semua juga sih

Paling tidak catatan kecil ini dapat melengkapi catatan kamu dan menambah pengetahuanmu tentang cerpen.

Sebelumnya saya ingin bercerita tentang catatan kecil ini, catatan ini diberikan oleh alm. Guru bahasa Indonesia saya beberapa hari sebelum beliau meninggal :( tepatnya tanggal 3 Oktober 2014 lalu dan saat itu guru PPL yang seharusnya mengajar di kelas saya tidak dapat datang ke kelas karena adanya suatu keperluan tertentu.

Oke deh kok saya jadi curcol begini. Langsung saja pada tujuan – cuss…

CATATAN !

* Mengurai Peristiwa Pada Cerpen * 

Peristiwa pada cerpen terdiri atas :
  1. Perkenalan
  2. Konflik atau permasalahan
  3. Puncak Konflik atau Klimaks
  4. Penyelesaian
  5. Dan yang terakhir adalah Ending Cerita
Didalam ending cerita dibagi atau dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu
Ada yang berakhir bahagia , ada yang berakhir dengan kesedian , dan yang terakhir adalah cerita yang dibiarkan mengambang <-- ini nih yang nggak enak jadi berasa di PHP *eaaaa*

Lalu apa saja unsur-unsur dalam naskah cerpen ?


Yang pertama terdapat prolog : Yaitu bacaan dimana terdapat pada pembuka pada cerpen
“ Kata atau cerita atau kalimat yang ada pada pembukaan cerpen “

Sedangkan yang kedua disebut dengan Dialog atau yang dapat diartikan sebagai Percakapan yang dilakukan oleh 2 orang atau bisa juga lebih dari 2 orang.

Yang ketiga ada Monolog atau suatu percakapan yang dilakukan hanya oleh 1 orang saja atau berbicara pada diri sendiri seperti membatin , pikiran , dan perasaan

Dan yang terakhir atau empat terdapat Epilog atau sebuah bacaan atau percakapan yang dilakukan setelah drama pada saat cerpen berakhir.

Selanjutnya kita akan membahas tentang Menginterprestasikan cerpen 

Dalam menginterprestasikan sebuah cerpen maka para penulis atau penikmat tulisan tersebut harus memiki :

Yang pertama adanya wawasan bahasa 
Lalu yang kedua adanya sastra
Yang ketiga adanya budaya
Dan yang terakhir atau ke empat adanya Diksi atau pemilihan kata.

Agar dapat menginterprestasikan cerpen dengan baik maka seorang penulis harus :

Yang pertama adalah dapat memilah sebuah cerpen tersebut dengan benar, pakah cerpen tersebut bersifat simbolik atau bahkan bersifat fenomena ( adanya makna )

Lalu yang kedua penulis harus membaca setiap cerpen dengan secara cepat serta teliti sehingga tidak sekedar hanya menulis cerpen tersebut saja namun seorang penulis juga waib untuk menbaca – baca tulisan mereka.

Apa perbedaan dari Abstraksi dan Mengkonversi?

Jika ditanya apa beda perbedaan Abstrak dengan Mengkonversi adalah dalam biaya tarifnya.

Untuk yang abstraksi tidak dikenakan pungutan biaya namun saya jug  belum pernah liat kamu, Tapi sayangnya kita sudah tidak kelas karena di di 9 E sedangkan aku di simpati namun tidak masuk – masuk dan akhirnya aku mengambil jatah pulsaku untuk paketan * halah apa sih Stefani ini X_X *

Pengertian  Abstraksi secara singkat , Asbtraksi adalah sebuat sumber dari gambaran sebuah cerita
Sedangkan 
Konversi adalah sebuah cara untuk mngubah gambaran cerita menjadi sebuah cerpen yang indah , nyaman dipakai ( read : nyaman untuk di baca / enak untuk dibaca)

Oke sekian dahulu postingan saya hari ini. Semoga bermanfaat dan selamat malam :))