Lelah .

Panas, lelah, letih , lesu . Semua bercampur menjadi satu. Menunggu, menunggu, dan menunggu. Rasa nya ingin aku untuk pergi dan pergi. Entah itu harus aku lalui jalan mana yang tepat tapi aku ingin satu hal , yaitu pergi. Aku capek dengan semua ini. Aku lelah dengan semua ini. Aku tidak ingin bertanya-tanya lagi. Aku tidak ingin terus mencari jawaban dari sebuah ketidakpastian. Aku ingin semua yang jelas saja. Entah nantinya akan aku lalui bersama siapa. Namun aku hanya ingin semua yang ada di hidup ku ini jelas bukan abstrak seperti sekarang.


Tidak aku ketahui kenapa sekarang aku justru rela di sini sendirian  untuk menunggu orang yang tidak jelas bersama aku atau tidak . Entah mengapa juga aku justru rela untuk menemani dia , padahal sesungguhnya banyak di sana yang harus aku lakukan. Tidak aku ketahui mengapa aku justru memilih dia bukan yang lain.

Sekarang aku mulai berfikir, mengapa banyak orang yang menyia-nyia kan apa yang aku percaya kan pada mereka? Kenapa banyak orang yang tidak dapat aku percaya kembali? Mengapa banyak orang yang lebih mementingkan kepentingan mereka sendiri dari pada orang lain? Aku sungguh heran . Aku tidak pernah membuat orang lain itu menunggu ku sendirian dengan begitu lama. Namun mengapa orang lain sering melakukan itu pada aku? Apa salah ku? Mengapa aku harus menerima semua ini?


Entah kata apa yang tepat untuk saat ini. Apa kah aku sedang terjebak? Apakah aku sedang sendirian? Apakah aku menikmati semua ini? Ah tidak ada yang bisa aku jawab begitu pula tidak ada yang bisa aku tanyakan . Karena aku sedang sendirian. Percuma aku terus melihat. Seharusnya aku mendengarkan apa yang orang lain katakan. Tapi justru aku tidak mendengarkan apa kata mereka. Aku justru terus saja disini.  Bermain dengan ketidak pastian ditemani dengan hawa yang panas serasa membakar tubuh ini.


Semua sudah terjadi. Tangan ku dari tadi gemetaran. Tubuh ku rasanya ingin ambruk. Kepala ku entah pusing tidak menentu melihat banyak orang yang melakukan aktifitas di bawah ku. Kaki ku rasa nya tidak dapat untuk gerakan karena terlalu lemas . Jantung ku dari tadi pun tidak henti-henti nya untuk berdetak. Mengapa aku mengalami semua ini? Perut ku sakit tidak karuan. Hati ku tidak menentu rasanya . Tuhan aku mohon jangan terjadi sesuatu. Perasaan ku kini tidak enak. Aku jadi parno tidak karuan. Tuhan ampunilah akan kesalahan ku ini.



Aku cemas , aku khawatir , aku lelah , aku capek. Kenapa kamu tidak juga kunjung kembali menghubungi ku? Mengapa kamu seperti menghilang begitu saja tanpa aku ketahui? Harus kemana kah aku sekarang jika kamu kini tidak ada? Oh Tuhan harus kah aku mengeluh? Tapi kepada siapa ? Aku tidak tahu harus berbicara kepada siapa kini. Tidak ada satu orang pun yang dapat aku hubungi kecuali kakak satu itu . Kakak yang soft. Kakak yang baru saja kini datang dan turut untuk menghiasi hari ku. Tapi siapa kah kakak itu? Dia bukan siapa-siapa ku dan aku tidak mungkin memintanya untuk datang dan menemaniku. Oh Tuhan harus apa kah aku sekarang? Aku tidak kuat lagi!