Beruang Yang Aku Rindukan ..

Hari ini bertemu dengan kamu kembali membuat aku merasakan suatu perasaan yang tidak menentu kembali. Ingin rasa nya saat-saat tadi terulang kembali. Aku ingin memandang mu meski hanya beberapa saat saja. Aku tak peduli meski aku hanya dapat melihat punggung mu. Namun melihat mu tertawa dengan teman-teman mu sudah cukup membuat aku senang serta jantungku berdetak tak menentu. Hai beruang ku yang manis serta lain dari pada yang lain. Kini baru aku sadari jika aku telah merindukan kamu.

Aku sekarang sadar dan sangat-sangat cukup sadar untuk mengerti serta memahami bahwa aku masih memiliki perasaan yang kuat kepada kamu. Aku tahu dengan pasti juga bahwa aku masih menyimpan suatu perasaan yang sama atau mungkin bahkan dapat lebih dari yang ada sebelumnya. Hai beruang ku yang manis dan tampan untuk ku, aku masih menyayangimu. Bagaimanakah dengan kamu? Aku pun masih berharap jika suatu saat nanti kita dapat kembali. Namun sayang aku tahu kalau kamu pasti tidak pernah mengaharapkan itu semua. Bahkan untuk memikirkannya pun pasti tidak akan terlintas dalam benakmu.

Ada atau pun tidak ada nya kamu hidup ku memang terus berjalan. Bersama mu atau pun enggak aku memang terus melakukan aktifitas ku seperti biasa. Hanya saja semakin lama aku semakin merasa tidak nyaman. Kini aku sangat-sangat merindukan mu. Ingin aku memeluk mu. Ingin aku mengungkapkan seluruh apa yang aku rasa kan. Ingin aku bersandar pada bahu mu yang keras itu. Ingin dan ingin sekali aku melakukan semua itu. Hanya saja sayang kita tidak lagi bersama . Kita bukan lah pasangan kembali. Kita hanya merupakan bagian dari masa lalu kita masing-masing.

Kalau sudah mengingat semua itu ingin aku mengulang apa yang ada. Seandainya saja saat itu aku dapat memperbaiki semua apa yang ada, pasti kita masih bersama. Ingin aku membangun semua itu kembali. Namun apa daya aku tak punya kuasa untuk melakukan semua itu karena kamu. Astaga beruang ku aku tidak bisa berhenti untuk tidak memikirkan kamu. Mengapa kamu terus saja datang dalam kehidupan ku? Tak bisa kah kamu berhenti untuk berputar dan mengelilingi otak ku? Capek beruang ku. Aku cukup capek dengan semua ini. Aku CAPEK.

Hari ini tidak hanya terwarnai karena aku bertemu dengan kamu saja beruang ku yang aku sayang dan ternyata masih aku cinta. Tapi aku juga bertemu dengan guru-guru yang aku sayang dan tak luput juga semua teman-teman mu yang bersama mu yang merupakan kakak-kakak kelas ku dan semua teman - teman ku yang ada di sana. Temu kangen yang terasa mendadak ini membuat aku merasakan seperti terbang entah kelangit yang mana . Ingin rasa nya aku memeluk kamu namun aku tahu semua itu tidak akan pernah terjadi.

Pertemuan ini cukup membuat aku merasa ingin menangis. Meski aku telah menetes kan beberapa air mata. Namun tidak bisa aku meneteskan air mata yang lebih banyak lagi. Mengapa? Karena kamu. Ya kamu! memang tidak sepenuh nya karena kamu namun semua kerena aku kembali terkenang akan masa laluku. Kini meski aku menyadari serta memahami semua yang ada entah mengapa aku masih mengharapkan nya untuk dapat bersama aku suatu saat nanti. Hai beruang ku yang manis yang mungkin selama ini tak memiliki perasaan pada aku namun hanya menjalin hubungan dengan penuh kamuflase :'))