Pacaran di Usia 16tahun dan Penikahan Dini





Pacaran di Usia 16tahun dan Penikahan Dini

Pacaran di Usia 16tahun dan Penikahan Dini
sumber: google


Pacaran sih wajar-wajar saja. Selama pacaranmu memang wajar. Tapi gimana kalau sudah asyik pacaran tiba-tiba orang disekitarmu seperti orang tua atau bahkan kekasihmu meminta mu untuk segera menikah? Busett pasti bakalan nggak siap donk! 😌😌😌 ehh belum tentu deng 😄

Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan berbagai cerita tentang pernikahan ( yang akan menikah maksudnya ). Tentang teman yang dihadapkan dengan pernikahan mendadak karena orangtuanya sudah setuju (bukan karena hamil ya), lalu ada lagi yang karena pasangannya ngebet nikah agar tidak jadi buah bibir masyarakat, dan ada lagi yang sebenernya sudah siap namun masih banyak kendala dalam hubungannya sehingga membuat mereka tidak begitu mantab menjalani hari-hari menuju pernikahan, dan ada pula yang masih belum siap untuk menikah karena belum ada pasangan apalagi restu *eh? jomblo donk wkwkw.

Ketika semua orang itu cerita padaku dan di usiaku yang sekarang 20th ini, aku jadi flashback ke masa-masa saat usia 16th. Hmmm bisa dibilang apabila dibawah 22th termasuk pernikahan dini bukan sih? Tapi aku juga banyak kok punya teman yang nikah dini dan mereka baik-baik saja memang sejauh ini.

Sayangnya nggak sedikit yang bertanya bagaimana tanggapanku tentang Pacaran dari usia remaja dan kemudian dengan Pernikahan Dini. Oke deh sedikit aja aku berbagi pendapat tentang ini.

Pertanyaan tentang apakah kamu cocok untuk nikah di usia yang masih muda? 

Jawabanku simple aja sih dan bakalan berupa pertanyaan balik. " Apa kamu sudah siap ? "

Selagi kamu sudah siap dan memang pasanganmu sudah siap. Ya lanjut aja,, apalagi kalau orang tua memang sudah setuju ^^. Ada yang bilang nikah itu ibadah, tentu nikah ibadah selagi kamu menjalaninya dengan benar, dan aku rasa agama apapun nggak ada yang menyaranka untuk pacaran, jadi kalau misalnya kamu sudah siap yauda nikah aja ^^.

Lalu ada yang bertanya tapi aku masih muda, apa baik nikah sekarang? gimana kalau hamil?

Ada dua jawaban sih tentang ini..

Yang pertama, kamu bisa bicarakan dahulu dengan pasangan bagaimana bagusnya untuk hubungan kalian setelah menikah, tentang memiliki anak (apakah pasangan mau menunda atau tidak, dan apa kendalamu apabila belum siap), bagaimana mengurusnya, pembagian tugas rumah tangga, pembiayaan dalam rumah tangga, dan sebagainya. Menurut pengalaman yang aku tahu dari kisah-kisah sukses orang berumah tangga baik secara teori maupun praktek, intinya cuma komunikasi kok. jadi kamu omongin dulu dan persiapkan dengan baik. 

Yang kedua, kamu bisa juga sesuai dengan orang umum katakan " uda ngalir aja, kalau misal di kasih anak berarti ya memang sudah takdir Tuhan kasih kita anak, kan anak juga bawa rejeki " << misal nih yaa.. dan yahh tetep semua itu balik lagi pada kamu yang masing-masing pribadi yang menjalani kehidupan ini ^^.

Ada lagi yag tanya usia ku sudah cukup, tapi pasanganku masih maju mundur buat nikah, gimana donk?

Aishh kakakk.. yang bener saja donk, kalau usai kalian memang sudah sama-sama matang tanyakan lahhh pada pasanganmu, apalagi yang mau ditunggu untuk menunda pernikahan? Kalau mamaku bilang nih yahh semakin orang banyak mencari-cari alasan yang sebenernya nggak masuk akal, itu tandanya dia belum siap menikah. Entah memang benar belum siap, atau karena ia masih ragu denganmu. Makanya coba tanyakan dulu.

Buat pertanyaan yang bilang aku belum siap menikah meski aku pingin, lagian aku nggak ada pasangan juga, gimana donk?

Yauda berarti kamu jomblo. Kalau kamu usianya masih dibawah 25 tahun dan jomblo lalu cewek pula. Mari kita berpelukan bersama hihi atau tos lah minimal 😄😄 berarti kita sama-sama jomblo ckck. Udah nikmati aja, tar juga Tuhan kirim jodohmu ^^ tar nyanyi lagunya siapa tuh yang " Tuhan kirim kan lah aku... kekasih yang baik hati... Yang mencintai aku, apa adanya " wkwkwk ( aseli nulis sambil nyanyi ni akooh )

Sudah intinya begitu sih tentang tulisanku kali ini.. Hmm setelah bingung mau nulis apa dan teman ada bilang suruh nulis tentang masa SMK eh aku jadi flashback sama yang cerita beginian. Jadilah aku share aja ceritanya ^^.

Sekian dahulu postingan dari ku.. Mohon maaf apabila ada salah kata.. kamu bisa kontak aku via email di stefanikristina@gmail.com atau mungkin bisa follow instagramku di @stefanikristina.

Terima kasih dan ....