Mimpi: Jalan-jalan Ke Luar Negeri






Barusan aku mimpi indah, indah banget..

Awal cerita aku bakalan keluar negerti tapi aku ketinggalan pesawat waktu transit. Akhirnya setelah berusaha entah gimana caranya aku pergi ke negara tujuan dibantu oleh seseorang. Awalnya aku uda mau nyerah aja tapi toh akhirnya berangkat juga.

mimpi
Sumber: Google


Singkat cerita...

Singkat cerita aku punya saudara atau teman atau sahabat tinggal di New York. Dua kali aku sudah berkunjung kesana.

Kali ini aku dateng kesana lagi. Aku ketemu dia dan tantenya. Tapi pertemuan kali ini beda. Dia bener-bener minta tolong sama aku.

Akhirnya aku tanya apa tujuan dia yang sebenernya. Sebenernya si aku sempet kaget ketika di kamarnya kami jadi tidur bertiga dengan seorang pria. Entah namanya Edwin atau Erwin.

Lalu siangnya dia bilang padaku kalau ingin kabur dari rumah karena sebenernya dia bakalan di jodohin dengan di Edwin atau Erwin itu.

Aku mikir keras buat rencana dan sebagainya. Masalahnya ini diluar negeri. Bawa kabur anak orang ga gitu amat la yah.. Setelah aku mikir keras, akhirnya aku bilang oke, kemasi barangmu dan kita pamit jalan-jalan.

Nah namanya mau kabur dan aku juga tentu tas ni kan gede toh. Ketauan lah kita dengan orang rumah..

Akhirnya aku berusaha untuk menjelaskan dan memang akhirnya aku mengaku kalau aku berniat kabur bersama dia, lebih tepatnya aku berniat membuat temanku ni kabur dari rumah.

Dasarnya aku pintar ngeles. Akhirnya aku bilang aja sama mereka

" sorry sebelumnya aku orang luar disini, ( jujur dalem hati di mimpi aku takut diusir sebenernya) , jadi ini bukan masalah dia apa aku gatau, dia cerita ingin kabur ku berikan solusi, tapi kalau aku jadi kalian. Dia mau kabur? Aku sih biar aja, toh kalau lapar atau duit abis dia bakalan balik kesini. Kalau aku kan lain. Aku sudah ada tiket pulang kok, suatu saat aku bakalan ninggalin dia ga bisa terus terus disini, dan aku percaya dia bakalan pulang "

Tapi pihak tantenya tetap ngotot. Sedangkan si Edwin atau siapa itu mandangin aku gitu aja dengan tatapan apa yaa sayu tapi tersenyum juga, dia beberapa kali tanya yang intinya aku sampai kapan disini dengan ekspresi berharap lama (perasaan).

Akhirnya setelah debat sana sini, pihak keluarga setuju dengan usulku dengan memberikan dia waktu untuk berfikir dulu. Dan refrshing bentar denganku a.k.a jalan jalan gitu.

Aku ya seneng seneng aja ya, tapi dalem hati niat ni masih terlaksana. Aku akhirnya pamit untuk ganti pakaian. Di dalam kamar ada adiknya dia yang liatin kami. Aku kasih sebuah kaca mata untuk si adik yang asyik bermain dengan syarat ia pake kalau bener bener min matanya karna kaca mata itu kaca mata min.

Aku bilang sama temenku untuk packing beberapa pakaian atau barang yang di perlukan aja. Jangan bawa bawa barang ga penting. Baju bawa beberapa aja biar tas ga penuh penuh amat.

Aku sendiri akhirnya dengan berat hati ninggalin semua barang barangku dan bawa barang barang yang aga serem misal kayak senjata tajam gitu buat perlindungan kalau di jalan ( yang ini didunia nyata juga si).

Singkat cerita kami telah siap. Tapi sebelumnya kami singgah ke rumahnya dibelakang dulu mampir ambil baju yang aku cuci sebelumnya hihi, tapi ku lihat tiba-tiba dia mandangin seperti aliran listrik atau apa gitu. Dan posisi tantenya lagi nyuci baju di belakang. Jujur aku kesel. Karna dia ga berkutik disana. Aku takut orang rumahnya curiga lagi. Akhirnya aku geret dia.

Si Edwin atau Erwin atau siapa dia sudah nungguin kami di luar, aku tanya " kamu ngapain disini? " " aku mau ikut kalian! " wehhhh makin bingung aja aku. Jadi makin ga konsen aja, karna temenku yang belum juga keluar rumah dan si cowok ini ngikut mulu kemana aku pergi, malah pas aku panggil" temanku dia senyum-senyum aja.


Akhirnya temanku keluar dengan lesu. Aku pun tanya, kok kamu malah duduk di kursi sih? Ayooo... Kataku gemesss kesell. Campur.

Tiba-tiba dia bilang dia ga ingin pergi, " duarrrrrrrrr " emosiku memuncak rasanya.. Semua kata-kata kebun binatang mau ku ucapkan. Umpatan lebih tepatnya. Dan temanku minta untuk aku masuk ke rumah lagi. Setelah itu aku tarik nafas dan tanya apa alasannya.

Dia bilang " aku mau disini aja, susah senang bakalan aku jalani apa adanya "

Tarif nafas makin dalam aku pun tanya

" kamu yakin? Sekali aja aku melangkahkan kaki ku kedalam aku ga bakalan mau membawamu keluar lagi "

Dia pun jawab dengan penuh keyakinan " yes.. "

Oke aku tarik nafas lagi dan memejamkan mata menahan emosi dan menerima semua yang dia inginkan. Aku pun bilang akhirnya.

" oke kalau gitu yokk kita ganti pakaian dan tas, aku pingin jalan jalan keliling new york. Ga beli gapapa asalkan tahu ini kota. Abis tiap kesini cuma kesini-sini aja sih "
Okeee..

Akhirnya mimpi ini berakhir bahagia. Satu yang aku ingat si Edwin atau siapa itu dia tersenyum penuh arti juga ke aku hehe. Aku makin salting aja, mana ganteng pula.


Sekian mimpi dari ku kali ini ^^ Wahh panjang juga ya ceritanyaaa ^^. Buat yang ingin cerita tentang pengalaman dan sebagainya bisa langsung hubungi via email di putricristiani@gmail.com