Makalah Brem Anti Jerawat



BAB I
PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam memulai sebuah usaha.

Makalah ini dibuat digunakan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh tutor kami dikampus . Dengan makalah ini juga dapat di buat untuk bahan referensi atau acuan dalam pembuatan sebuah usaha atau perencanaan sebuah usaha.

Dalam makalah ini berisi tentang Tujuan, Sasaran, Jangka Waktu sebuah usaha, Masalah yang nantinya akan dihadapi, Sumber Modal beserta dengan sumber daya manusianya, Kebijakan, organisasi, dan yang terakhir adalah evaluasi.

Harapan kami semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pemula dalam berwirausaha.

Makalah ini kami akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang kami miliki sangat kurang. Oleh kerena itu kami harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.






       Ponorogo, 23 September 2016                  

 
 Kelompok 1
                                                                                      Jeniffer & Stefani

A. Latar Belakang

Brem adalah makanan khas madiun. Berbentuk padat pipih atau cair. Untuk Brem cair terkenal dengan brem Bali pada umumnya. Brem mengandung banyak sekali manfaat untuk tubuh kita, namun dalam pengkonsumsiannya dilarang dalam jangka waktu panjang. Menurut beberapa sumber di internet, salah satu manfaat brem adalah untuk menghilangkan jerawat. Makanan yang dihasilkan dari proses fermentasi, Ketan hitam yang sudah diolah akan diendapkan selama lebih dari 24 jam dengan memakai ragi atau mikroorganisme buatan ini dapat meregenerasi kulit sehingga tidak heram apabila brem di kenal sebagai makanan yang dapat menurun kan resiko jerawat. Hal ini disebabkan karena brem bisa meningkatkan hormon reproduksi pada remaja yang biasanya menyebabkan jerawat. Baik juga untuk jerawat

Namun dalam praktek di kehidupan sehari-hari masyarakat belum mengetahui akan banyaknya manfaat dari brem ini. Untuk itu kami tim kelompok 8 ingin membuat sebuah industri kecil brem dan memberikan informasi kepada masyarakat bahwa brem ini memiliki banyak sekali manfaat. 

B. PERMASALAHAN

- Rendahnya Kualitas SDM (Sumber Daya Manusia)
- Rendahnya akses permodalan
- Terbatasnya pasar dan usaha
- Tradisional dalam tradisi dan managemen

C. Tujuan

- Meningkatkan Kualitas SDM baik pengusaha maupun pekerjanya
- Membuat anggaran dengan sejumlah tertentu sebagai permodalan
- Melakukan pemasaran secara online, tidak hanya offline.
- Membuat strategi dalam pengelolaan maupun pemasaran yang baru.


BAB II
PEMBAHASAN

A. Sasaran dalam Pemasaran Brem Penghilang Jerawat

Dewasa ini brem kurang memiliki peminat. Kami ingin memfokuskan pemasaran brem ini untuk para remaja, baik remaja laki-laki maupun perempuan. Mengapa laki-laki juga kami masukkan dalam pangsa pasar kami? Karena kini di era Globalisasi atau modernisasi tidak hanya kaum hawa saja yang peduli akan penampilan melainkan para kaum adam juga sangat peduli dengan penampilan mereka. Untuk itu kami membuat makanan ini dapat “laku” di pasaran. 

Di Malang pernah kami ketahui mengenai coklat Anti galau, untuk itu kami membuat nama yang unik juga untuk produk kami yaitu ‘ Brem Anti Jerawat ‘ nama yang unik dan design yang menarik dapat membuat para remaja tertarik untuk membelinya, dan fokus kami juga pada dasarnya adalah untuk para remaja baik di Indonesia maupun di mancanegara.

B. Jangka Waktu

Kami membuat brem untuk jangka waktu kurang lebih yang kami targetkan adalah 1 tahun. 

C. Sumber Daya Modal dan Manusia

Dalam satu tahun kami menyiapkan modal berupa : Sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan cukup dalam pembuatan brem hingga pengemasannya, Sumber bahan yang mana setelah kami mencari informasi sumber bahan yang bagus adalah ketan import, alasan kami dalam pembuatan brem kualitas ketan lokal kurang bagus bila dibandingkan ketan import dari Vietnam. Ketan import memiliki keunggulan yakni dapat mengembang dan hasilnya lebih tebal. Menurut sumber yang kami ketahui, kualitas brem lokal kurang baik karena isinya lebih banyak mengandung beras sehingga hasilnya kurang begitu bagus. Untuk hasil yang bagus kita memilih untuk menggunakan ketan import dengan harga kurang lebih 16rb/kg-nya. Untuk sumber biaya atau modal pertama kami adalah dengan mengikuti program wirausaha yang di buat oleh Universitas Terbuka yang di peruntukkan untuk mahasiswa UT semester 3.

D. Kebijakan

Kami pun juga menerapkan beberapa kebijakan dalam wirausaha kecil ‘ Brem Anti Jerawat ‘ ini :

- Dilarang di konsumsi untuk pribadi (re:pemilik usaha atau pun karyawan) melebihi batas. Pengkonsumsian untuk pribadi asal wajar masih di perbolehkan namun lebih difokuskan dalam kegiatan promosi.

- Biaya untuk modal usaha dilarang di campur adukkan dengan biaya kepentingan pribadi.

- Karyawan di berlakukan sebagaimana mestinya misal : dalam jam kerja, aturan bekerja, hingga pemberian gaji.

- Tidak di perbolehkan memasukkan atau memberikan izin masuk ke dalam perusahaan untuk orang asing tanpa sepengetahuan pemilik usaha.

- Setiap kegiatan dalam usaha terutama pengeluaran atau pemasukkan yang berhubungan dengan finansial di perlukan catatan khusus.

E. Organisasi
Mengingat pentingnya managemen dalam sebuah usaha maka kami membuat sebuah organisasi yang dapat meningkatkan program bisnis kami. Anggota kami adalah dua orang. Karena kami adalah wirausaha baru maka kami memfokuskan pada produksi dan pemasaran. Yang mana dalam sistem pemasaran kami bagi dua yaitu : Online dan Offline. Kami membuat pembagian tugas sebagai berikut:

Devisi Pemasaran Online : Menggunakan media sosial online. Aktif setiap harinya sesuai jam kerja. Menerima pemesanan secara online dan melakukan pengiriman menggunakan ekspedisi. Memanfaatkan waralaba atau toko online yang tersedia seperti: OLX, Tokopedia, Bukalapak, dan lain sebagainya. Selain itu juga memanfaatkan instagram sebagai fokus utama pemasaran untuk kaum muda yang kini aktif di Instagram. Membuat design yang menarik.

Devisi Pemasaran Offline : Menarik konsumen dengan cara membagikan brosur atau door to door ke sekolah-sekolah atau mall yang mana banyak berkumpulnya pada remaja untuk hang out dan lain sebagainya. Bila di kota besar bisa juga di taman-taman rekreasi, bila di kabupaten atau kota kecil bisa di alun-alun atau pusat kota. Serta menawarkan kerjasama ke beberapa toko yang menjual makanan khas atau pusat oleh-oleh khas suatu daerah.

F. Evaluasi Usaha
Kami membuat target 3 bulan untuk melakukan evaluasi secara keseluruhan setelah minimal 1 bulan berjalanannya sebuah produksi yang telah kami pasarkan. Bulan pertama kami akan memfokuskan dalam pembuatan sebuah brem yang minimal dapat bertahan kurang lebih 4 bulan bilamana menggunakan bahan yang cukup baik. Bulan kedua kami akan memfokuskan dalam strategi pemasaran kami. Di bulan ketiga kami akan mengevaluasi bagaimana proses dan keberlangsungan sebuah usaha yang kami miliki ini. Apakah masyarakat dapat menerimanya atau tidak.

BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN

Dalam berwirausaha dibutuhkan mentah seorang wirausaha yang cukup kuat dalam menghadapi setiap permasalahan yang akan datang. Menurut pengamatan kami melihat orang-orang yang sukses dalam berwirausaha, mereka ulat dan bekerja keras. Untuk itu kami juga ingin melakukan da memfokuskan usaha ini dengan sebaik mungkin. 

‘ Brem Anti Jerawat ‘ kedepannya dapat bermanfaat bagi Anda pembaca, maupun Anda penikmat kuliner yang mana rasa manisnya ini dapat menjadi pengganti coklat yang diketahui dapat meningkatkan mood yang sedih menjadi gembira. Selain itu tak lupa juga kami berfokus pada fungsinya yaitu kesehatan remaja yakni anti jerawat atau menurunkan resiko jerawat asal di konsumsi dengan wajar.

B. DAFTAR PUSTAKA

Novyta pyscuss, 2013, Pembuatan Brem Padat, http://pembuatanbrempadat.blogspot.co.id/2013/12/proses-pembuatan-brem-padat.html

I love manfaat, Manfaat Brem Madiun, http://manfaat.co.id/manfaat-brem-madiun

Eagle Alone, 2013, Kaliabu Sentra Brem Madiun, https://elangkesepian.wordpress.com/2013/05/11/kaliabu-sentra-brem-madiun/