Rangkuman Materi UAS Semester Ganjil Bab 3

Selamat malam pengunjung setia blog @SemuTeam. Hari ini saya ingin share mengenai rangkuman BAB 3 tentang Materi UAS untuk Semester Ganjil. Materi pada hari ini bukanlah materi yang benar-banar akan di keluarkan oleh guru. Namun materi ini hanyalah sebuah materi yang mana mungkin akan di keluarkan atau akan menjadi salah satu soal dari UAS esok sebagaimana yang telah di umumkan oleh guru pembimbing Bahasa Indonesia saya.

Iklan Cantik


Baik langsung saja mari kita bahas...

Materi pada bab ini adalah mengenai teks iklan. Sebenarnya teks iklan itu apa sih?

Teks iklan mempunyai fungsi sosial untuk menjelaskan sebuah teori/ masalah secara komprehensif dengan tujuan mendorong orang lain melakukan/tidak melakukan sesuatu. Pada pelajaran ini, kalian mempelajari teks iklan yang membahas bagaimana menarik perhatian konsumen dengan menggunakan keindahan bahasa iklan.

Sedikit menyimpang.. saat ini saya di temani oleh sebuah lagu yang menjadi favorite saya sejak semasa kecil :') Judulnya " Seperti Bejana " ~ Seperti bejana Tuhan bentuklah hatiku, ubahlah seturut kehendakMu :') Seperti Bejana Tuhan pakailah hidupku sesuai rencanaMu.. 

Mari kita lanjut..

Setiap orang memerlukan sarana dalam menyampaikan pesan kepada orang lain. Satu di antara sarana tersebut adalah bahasa. Bahasa sebagai sarana penyampai informasi bisa berwujud bahasa lisan ataupun bahasa tulis.

Iklan merupakan bentuk pemakaian bahasa yang digunakan sedemikian rupa sehingga pesan yang dikandungnya dapat diterima oleh masyarakat lalu masyarakat tersebut memberikan umpan balik yang berupa keuntungan. keberhasilan sebuah iklan sangat bergantung pada kemahiran seseorang dalam menggunakan bahasa. Dalam menyusun sebuah iklan, pembuat iklan harus memperhatikan unsur-unsur kebahasaan.

Proses penyampaian pesan oleh pengirim pesan kepada penerima pesan disebut komunikasi. Komunikasi merupakan bagian penting dalam iklan. Pesan komunikasi terdiri atas isi dan lambang. Adanya komunikasi antara penulis pesan dengan masyarakat pembaca membuat produsen memanfaatkan iklan sebagai tanda (sarana) untuk menawarkan produk-produknya. Tanda secara jelas mempengaruhi bagaimana proses komunikasi tercipta.

Untuk membuat konsumen tertarik dengan iklan yang ditawarkan, produsen menggunakan gaya retoris tertentu. Bentuk retoris adalah penggunaan kata-kata dalam berbicara dan menulis untuk meyakinkan atau mempengaruhi penyimak atau pembaca. Gaya retoris sangat menentukan keberhasilan suatu iklan.

Iklan bisa kita temukan di media, baik cetak, elektronik, maupun sosial. Bahasa yang digunakan dalam iklan mengandung fakta dan opini. Fakta merupakan peristiwa nyata, sedangkan opini adalah pernyataan untuk menarik minat pembeli. Opini harus didukung fakta-fakta yang ada di dalam produk.

Teks iklan bisa berbentuk teks yang dapat dibaca/didengar dan yang tidak dapat dibaca/didengar yakni berupa audiovisual. Oleh karena itu, teks iklan termasuk dalam jenis genre makro yang kompleks. Struktur teksnya ada yang bisa dianalisis dan ada pula yang tidak bisa dianalisis secara konteks.

Karena manusia hanya dapat berkomunikasi lewat sarana tanda, materi dalam iklan pun berisi tanda. Tanda dapat berupa gerakan/isyarat, tulisan, angka, lambang, simbol, gambar, dan rambu lalu lintas. Iklan wajib dikemas dengan menarik agar orang mau memperhatikan dan menyimak iklan tersebut. Untuk menciptakan iklan yang bisa menarik perhatian banyak orang sekaligus bisa menciptakan pelanggan diperlukan materi yang mempunyai daya tarik yang kuat dan dilakukan sesuai kebenaran atas apa yang diinformasikan. Tanda bisa berupa ikon (benda fisik yang menyerupai apa yang dipresentasikannya, contoh: foto, peta, gambar), indeks (tanda yang memiliki hubungan sebab-akibat dengan apa yang diwakilinya, contoh: asap dan api, tanda tangan), dan simbol (tanda berdasarkan konvensi, peraturan, atau perjanjian yang disepakati bersama, contoh: Garuda Pancasila).

Kelompok kata adalah gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonpredikatif. 

Iklan tidak hanya berupa kelompok kata, klausa, dan kalimat, atau gabungan dari ketiganya, namun juga bisa berupa gambar dan suara. Televisi merupakan media yang menggunakan dua elemen sekaligus yaitu audio dan visual. Karakteristik iklan di televisi adalah pesan produk dapat dikomunikasikan secara total dalam bentuk audio, visual, dan gerak. Iklan televisi berperan penting dalam membangun dan mengembangkan citra positif bagi suatu perusahaan dan produk yang dihasilkan.

Beberapa elemen iklan yang di perlukan seperti :

heard words (kata-kata yang terdengar dalam iklan); musik (musik yang terdapat dalam tayangan iklan); seen words (kata-kata yang terlihat pada tayangan iklan); picture (gambar atau tayangan iklan); colour (komposisi atau keserasian warna gambar serta pengaturan cahaya yang terdapat dalam tampilan tayangan iklan); movement (gerakan yang terlihat pada tayangan iklan).

Berdasarkan isinya, iklan televisi ada tiga jenis: iklan spot (berisi informasi tentang produk dari suatu perusahaan untuk mencapai penjualan yang maksimal, bersifat komersial murni, bertujuan untuk merangsang minat pembeli atau pemakai); iklan tidak langsung (berisi tentang produk atau pesan tertentu dari suatu perusahaan atau lembaga pemerintah yang disampaikan secara tidak langsung ke dalam materi program siaran); layanan masyarakat (berisi informasi tentang suatu kegiatan atau pesan-pesan sosial untuk menarik perhatian maksimal pemirsa agar berpartisipasi dan bersimpati terhadap kegiatan atau masalah tertentu).

Storyboard merupakan konsep komunikasi dan ungkapan kreatif, teknik dan media untuk menyampaikan pesan dan gagasan secara visual, termasuk audio dengan mengolah elemen desain grafis berupa bentuk dan gambar, huruf dan warna, serta tata letaknya, sehingga pesan dan gagasan dapat diterima oleh sasarannya.

Iklan ada juga yang hanya berupa suara saja, seperti iklan di radio. Script iklan radio menggunakan kode tertentu yang diketahui secara umum oleh kalangan periklanan. Waktu untuk iklan radio dibatasi oleh durasi dan dihitung berdasarkan detik. Ketentuan pengaturan waktu dalam iklan radio umumnya 60 detik (ada yang 30 atau 45 detik), 5-10 detik pertama sebagai building situation (pendengar sudah tahu setting dan tokoh), detik ke-11 sampai dengan 45 berisi konflik, detik ke-45 hingga 60 berisi solusi.

Pada iklan media cetak, selain bahasa iklan sangat ditentukan oleh lay out, jenis font, dan warna, namun untuk iklan radio yang dipakai adalah suara manusia, musik, jinggle, dan efek suara, biasanya ditulis SFX.

Sasaran periklanan bisa ditentukan berdasarkan tujuannya. Tiga tujuan periklanan yakni menginformasikan (menonjolkan aspek manfaat produk), membujuk (membandingkan kelebihan produk yang ditawarkan dengan produk lain yang sejenis), dan mengingatkan (mengingatkan produk-produk yang sudah mapan).

Media sebagai sarana menginformasikan suatu iklan menggunakan berbagai variasi gaya bahasa dalam mengiklankan produk. Gaya bahasa merupakan cara mengungkapkan pikiran melalui bahasa secara khas yang memperlihatkan jiwa dan kepribadian penulis. 

Struktur teks iklan harus berisi orientasi^tubuh iklan^justifikasi.

Baik, sekian dahulu materi pada hari ini yang saya rangkum untuk BAB 3. Mohon maaf bilamana ada yang kurang berkenan. 

Tuhan Memberkati, Good luck and see you..