Pengalaman JAWARA JAWA TIMUR BERKARYA Tingkat Provinsi 2015

Selamat siang, ditengah kesibukan bersekolah dan beberapa hari yang lalu disibukkan dengan beberapa lomba salah satunya adalah JAWARA ( Jawa Timur Berkarya ). Hari ini saya ingin share mengenai pengalaman saya yang mana dari pengalaman saya ini, saya memiliki banyak kisah kehidupan serta banyak sekali hal-hal yang dapat saya jadikan sebagai pelajaran untuk membenahi diri.



Disini saya, Stefani Kristina Putri merupakan wakil dari kota Surabaya pada lomba JAWARA di tahun 2015 lalu tepatnya bulan Nopember tanggal 11-13 2015 yang diselenggarakan di Hotel Utami Sidoarjo. Sebelumnya saya ucapkan pada semua pendukung baik guru dan juga yang terutama kedua orangtua saya serta dia yang menayayangi saya, tanpa mereka semua saya bukan lah apa-apa bahkan mungkin saya tidak akan sampai berdiri bersama 15 besar finalis grand final JAWARA ( Jawa Timur Berkarya )

JAWARA merupakan ajang kompetisi yang lain dari pada yang lain. JAWARA lebih ditujukan pada siswa dan siswi tingkat SMK yang memiliki kreatifitas yang tinggi serta tidak lupa juga mereka adalah siswa dan siswi pilihan yang berpendidikan.

Awalnya saya mengikuti ajang kompetisi ini dengan setengah hati. Yang mana ketika salah seorang guru saya datang dan memanggil saya kemudian memberikan beberapa keterangan yang lalu saya diberangkatan untuk mengikuti tingkat kota, di kota saya yaitu Surabaya. 

Di tingkat kota, terdapat 13 peserta untuk bidang teknologi dari 13 sekolah yang berbeda baik SMK Negeri maupun Swasta di kota Surabaya. Berbagai bidang keahlian pun banyak yang di tampilkan di hadapan dewan juri. Mungkin cerita ini dapat Anda baca pada postingan saya yang sebelumnya yaitu Jawara- Jawa Timur Berkarya 2015. Namun Puji Tuhan, berkat doa serta dukungan dari keluarga, dia yang saya sayangi dan juga teman-teman, akhirnya saya dapat lolos dan melanjutkan ke kompetisi yang selanjutnya yaitu tingkat provinsi.

Di tingkat provinsi ini kembali saya ogah-ogahan. Saya tidak tahu begitu berat yang harus saya lalui, dari menyiapkan produk hingga belajar dan juga tidak lupa menyiapkan bahan untuk di presentasikan. Seiring berjalannya waktu, akhirnya toh saya dapat melewati semua itu dengan bersaing bersama 33 peserta dari kota dan kabupaten se-Jawa Timur. 

12 Nopember 2015 pukul 14.30 pengumuman grand final untuk melanjutkan berlomba di sebuah stasiun televisi yaitu TVRI. Sampai disini memang saya tidak merasa senang atau bangga. Namun tetap saja saya bersyukur karena tanpa mereka yang ada disekitar saya mungkin saya tidak dapat berdiri di hadapan banyak penonton serta dapat membanggakan kedua orangtua saya.

Semua acara dapat saya lewati dengan baik serta ketika hendak pulang kembali ke daerah atau rumah kami masing-masing, saya sempat berpelukkan dengan seorang teman saya dari Ponorogo. Dia anak yang imut dan juga cantik, Anda ingin berkenalan dengannya? Anda dapat menjumpainya di Instagram @Nea_Squarrosa Namanya Nealin Thalia Timur. 

Nah dalam kompetisi ini meskipun ada banyak yang tidak menyukai saya seperti salah satu peserta yang berasal dari salah satu sekolah negeri juga di Surabaya yang juga menjadi peserta dalam Kompetisi JAWARA SMK SeKOTA dan seJATIM ini, saya masih bersyukur karena toh bilamana dia memang tidak menyukai atau iri dengan saya itu berarti saya memiliki kelebihan atau saya berlebih sehingga perasaan iri hati itu muncul dalam hatinya. 

Puji Tuhan juga dari pengalaman ini saya dapat menjadi pribadi yang lebih baik dengan menahan emosi saya selama acara berlangsung yang mana saya ingin menitikkan air mata tatkala saya melihat perilaku seseorang yang begitu penting di sekolah saya terhadap saya dan juga orangtua saya. Namun semua tidak apa, saya memang bukan siapa-siapa, namun suatu saat saya akan menjadi seseorang dan itu semua berkat doa dari kedua orang tau saya serta karunia yang telah Ia berikan.

Dari pengalaman ini juga saya jadi sadar bahwa saya memiliki banyak kelebihan sehingga ada seorang siswi atau peserta yang juga dari Surabaya yang iri terhadap saya sejak pertama kali kompetisi tingkat kota.

Kedepannya saya berharap Anda dapat menjadi pribadi yang lebih baik dari pada saya. Ayo tunjukkan setiap bakat, kreatifitas, serta kemampuanmu. Mari kita kepakkan sayap kita dan buktikan kepada dunia bahwa kita bisa ! SMK? BISA !!!

Di cerita selanjutnya akan saya lanjut dengan perlombaan saya untuk tingkat se-Indonesia setelah saya berkompetisi pada tanggal 11-13 Nopember 2015, di tanggal 14 Nopember 2015 saya berkompetisi lagi, namun kali ini bukan se-JATIM namun se-INDONESIA.

Di tunggu yaa..