Tulisanku di Wizzmie

13:44

Aku lagi duduk di Wizzmie salah satu storenya di Surabaya. Aku lagi nemenin si mas pacar ngelembur. Sebenernya aku cukup menimati masa ini. Masa dimana aku nemenin dia nglembur dan aku melakukan aktivitas lain kek membaca buku, ngedit video, atau kalau sekarang sih pastinya sama ngelamar kerja sana-sini.

Logo Wizzmie, pic dari google

Zuzur nihh zuzur, aku suka aktivitas ini. Tapi hari ini perasaan ku lagi sedih, aku kepikir kenapa ya sampai sekraang aku belum nemuin pekerjaan yang aku suka dan cocok sama aku?

Semalem My bestie chat, si eve.. dia cerita soal adik-adiknya yang sekarang kerjaannya sudah pada enak. anw, posisi kita sama. Kami sama-sama anak pertama dan punay 3 adik. 2 adik cewek dan 1 adik cowok. Umurnya memang lebih tua dari pada aku, tapi karena kita sudah temenan lumayan lama.. mungkin jalan 6 tahun ? yaa belum begitu lama, cuma karena banyak kesamaan atau kemiripan jadinya kita cukup deket.

Adiknya yang cewek setelah menganggur lama, dia menemukan kerjaan impian yang dia suka dan kebetulan Puji Tuhannya dapet bos yang baik. begitu juga adiknya yang cowok, sudah kuliah semester akhir dan sekarang dia dapet tempat magang yang bosnya baik dan dia juga bisa freelancean yang hasilnya lumayan.

Sebagai kakak, aku tahu perasaannya gimana. Apalagi di usia yang hampir 30 tahun ini tapi masih belum punya pekerjaan yang jelas ditambah hubungan asmara juga nggak berjalan mulus. Aku cukup tahu gimana perasaannya.

Dan ternyata kami berdua punya pemikiran yang sama, ini semua gegara label " anak pertama ". Entah berapa kali aku menyalahkan diri sendiri yang jadi anak pertama ini. Meski adik-adikku juga nggak merasa mereka memberikan presure, tapi aku sendiri sebagai anak pertama yang melihat adik-adik dengan pekerjaan yang bagus dan lingkungan yang baik itu merasa kek gagal. Kok aku gini-gini aja ya? Salahku apa? apa aku pernah melukai orang lain jadi aku kek gini ? atau aku saja yang kurang bersyukur di posisi saat ini? 

Aku nggak tahu mana yang benar. Namun yang aku tahu pasti, meski bibirku mengucap aku bangga sama adik-adikku, tapi hatiku terselip rasa iri sedikit kepada mereka.

Mungkin satu saat nanti kalau aku sudah berpulang dan mereka menemukan tulisanku ini, mereka bakalan kaget dan heran kali ya kenapa aku bisa nulis kek gini. kenapa juga aku punya pikiran sepicik ini. Cuma yaudalah,, semoga saja mereka membacanya ketika aku sudah berpulang.

Suatu waktu bestiku pernah bilang. Di usia sekarang ini, dia bisa bertahan hidup aja itu syukur. Mau hidup yang kayak gimana lagi ? Setelah aku pikir-pikir keknya yang dia bilang 100% bener. Keknya kalau aku sekarang posisiku nggak lagi pacaran keknya aku mutusin buat mengakhiri hidup aja deh. Pikiran "mati" itu kek jadi tranding topic di kepalaku. Tapi gatau bagaimana cara merealisasikannya.

Cuma balik lagi sih, kalau disuruh untuk bersyukur, aku tetep bersyukur. Di umurku yang 25+ dan hampir 30th ini, aku dikasih Tuhan pasangan. Pasangan yang sampai hari ini masih support semua keinginan ku yang super random dan nggak kepikir sama sekali.

Terima kasih juga sudah sabar dengan perempuan tua ini. Aku merasa tua tapi aku nggak mau dibilang tua sebenernya wkwk.

Meski saat ini adik-adikku sedang berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik entah dilingkungannya atau untuk dirinya sendiri. Aku yang sekarang cuma berusaha untuk menikmati hidup. Mau makan apa ya makan. Mau minum apa ya minum. Aku berusaha untuk menikmati waktu dan hidupku saat ini. Entah bagaimana caranya yauda aku lakukan aja. 

Btw, sedikit cerita yang menyimpang..

hari ini yang punya rumahku ngajak kami ber-4 padel. David jelas nggak bisa karena kerja. Seharusnya kami ber-3 bisa sih tapi aku memutuskan untuk nggak mau ikut. Kenapa ?

Karena aku tahu aku nggak bisa main dan aku malu untuk ketahuan nggak bisa main. Nggak sih, sebenernya nggak cuma itu aja, aku malu ketika ditanya " Fani sekarang kerja apa? " Dan ketahuan ternyata aku belum bekerja. Tapi seharusnya aku nggak perlu malu kan? Toh siapa tahu si mas yang punya rumah bisa ngasih kerjaan? atau mungkin bisa kasih info lowongan? Gataulahh, padahal aku sedari pagi berperang sama diriku sendiri. Seharusnya aku nggak perlu malu. Sebagai orang yang belum kaya seharusnya aku nggak introvert. Tapi gimanaaaa yaa, udah terlanjur introvert dan malu aku :( bagaimana caranya menghilangkan rasa tidak percaya diri ini? please help.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tulisanku di Wizzmie"

Post a Comment

Harap Komentar Dengan Sopan dan Tidak Mengandung SARA atau SPAM
Untuk pasang Iklan contact stefanikristina@gmail.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel