Akuntansi Menengah II - Aktiva Tetap Berwujud I





Pembahasan tentang Aktiva tetap Berwujud mulai dari bagaimana perolehannya, Penggunaan, Pemberhentian Depresiasi dan Pemberhentiannya.

Aktiva Tetap Berwujud
Sumber : Google


Aktiva Tetap Berwujud dibagi menjadi 3 : Aktiva Lancar, Aktiva Tetap, dan Aktiva lain-lain.


Aktiva Lancar adalah kekayaan yang mempunyai manfaat ekonomis tidak lebih dari satu periode Akuntansi. Sedangkan Aktiva Tetap adalah kekayaan perusahaan yang mempunyai manfaat ekonomi lebi dari satu periode Akuntansi. Lalu untuk Aktiva lain-lain adalah Kekayaan perusahaan yang tidak dapat digolongkan kedalam aktiva lancar maupun aktiva tetap.

Apa perbedaan dari masing-masing aktiva ini??

Perbedaannya adalah tergantung daripada sifat, jenis, dan macam usahanya.

???? Aktiva Tetap Berwujud ituu ???
.
.
Aktiva yang memiliki bentuk fisik, dimiliki dan digunakan oleh perusahaan dalam melaksanakan operasi normalnya serta mempunyai manfaat dalam jangka panjang atau masa kegunaan yang relatif permanen.


Aktiva Tetap adalah aktiva berwujud yang;
(1) dimiliki oleh perusahaan untuk digunakan dalam produksi atau menyediakan barang atau jasa untuk disewakan atau untuk keperluan administrasi
(2) diharapkan dapat digunakan lebih dari satu periode
BEBERAPA KARAKTERISTIK AKTIVA BERWUJUD

(1) Mempunyai bentuk fisik: berarti dapat dilihat atau diraba
(2) Relatif Permanen: Jadi harus memiliki periode waktu yang panjang, biasanya sebagai patokan untuk dapat dikategorikan aktiva tetap, umurnya juga harus lebih dari satu tahun
(3) Digunakan dalam operasi perusahaan: Harus digunakan dalam operasi normal perusahaan
(4) Tidak dimaksudkan untuk dijual kembali: Aktiva tetap itu tidak boleh dikelompokkan sebagai barang dagangan.

AKTIVA TETAP BERWUJUD dibagi menjadi dua, yaitu :
(1) Umurnya Terbatas - seperti Mesin, Kendaraan, dll
(2) Tidak Terbatas Umurnya - seperti : Tanah



Suatu Aktiva Tetap harus diakui sebagai aktiva apabila:

(1) Besar kemungkinan (probable) manfaat ekonomis masa datang yang berkaitan dengan aktiva yang akan mengalir ke perusahaan.
(2) Harga perolehan aktiva dapat diukur secara andal.

Lalu, Apa saja dasar pencatatan untuk Aktiva Tetap Berwujud??

Dasar pencatatan untuk Aktiva Tetap Berwujud adalah HARGA PEROLEHAN (cost) pada saat Aktiva Tetap diperoleh harus dicatat sebesar harga perolehannya. 

APA HARGA PEROLEHAN ITU?
Harga Perolehan adalah jumlah kas atau setara kas yang dibayarkan atau nilai wajar imbalan lain yang diberikan untuk memperoleh suatu aktiva pada saat perolehan atau konstruksi.

7 Macam Harga Perolehan:

(1) Harga Perolehan Tanah
(2) Harga Perolehan Bangunan
(3) Harga Perolehan Mesin dan Alat Pabrik
(4) Harga Perolehan Mebel dan Peralatan Kantor
(5) Harga Perolehan Kendaraan dan Alat-alat Transport
(6) Harga Perolehan Alat-alat Kecil
(7) Harga Perolehan Alat-alat Bungkus ( Tempat Barang )


-- Perlu diketahui: Cara perolehan suatu AKTIVA TETAP BERWUJUD akan MENENTUKAN besarnya harga perolehan Aktiva Tetap Berwujud tersebut. --


(1) Aktiva Tetap Berwujud diperoleh dari PEMBELIAN: 

Adanya transaksi pembelian, pembelian ini bisa tunai ataupun kredit atau bahkan secara lumpsum ( Pembelian beberapa jenis Aktiva Tetap Berwujus dengan satu harga gabungan.-- barangnya banyak tapi dijadikan satu harganya bukan diperinci pembelian permasing-masing barang )

(2) Aktiva Tetap Berwujud diperoleh dari MEMBUAT SENDIRI:

Dalam hal MEMBUAT Aktiva Tetap Berwujud SENDIRI, suatu perusahaan membeli bahannya, mengupah tenaga kerja, dan membiayai pembuatannya.

4 Alasan Kenapa Perusahaan Membuat Sendiri Aktiva Tetap Berwujud:
(1) Adanya Penghematan
(2) Memanfaatkan fasilitas yang menganggur
(3) Mendapatkan Aktiva Tetap Berwujud yang kualitasnya baik
(4) Tidak ada penyedia Aktiva Tetap Berwujud yang dibutuhkan Perusahaan.

(3) Aktiva Tetap Berwujud diperoleh dari hasil PERTUKARAN dengan Aktiva Tetap Berwujud milik perusahaan lain. 

3 Sebab dilakukannya pertukaran Aktiva Tetap Berwujud:
(1) Aktiva Tetap Berwujud tidak dapat memenuhi kebutuhan perusahaan
(2) Perusahaan menginginkan Aktiva Tetap Berwujud yang manfaatnya lebih besar
(3) Perusahaan ingin melakukan penghematan pengeluaran kas

(4) Aktiva Tetap Berwujud diperoleh dari hasil pertukaran dengan surat berharga perusahaan.

Surat berharga yang biasa digunakan perusahaa untuk ' membeli ' suatu Aktiva Tetap Berwujud adalah Saham atau Surat Obligasi yang diterbitkan suatu perusahaan.

(5) Aktiva Tetap Berwujud yang diperoleh dari pembelian maupun dari hasil temuan.

Aktiva jenis ini tidak mengakibatkan timbulnya pengorbanan ekonomis bagi perusahaan.



~~~~

Sekian dahulu catatan kali ini. . . Sumber dari rangkuman modul buku AK MENENGAH II